Dewan Pers

Dark/Light Mode

ACT Bergegas Berangkat Bantu Korban Gempa Pasaman Barat

Sabtu, 26 Februari 2022 20:19 WIB
ACT Bergegas Berangkat Bantu Korban Gempa Pasaman Barat

RM.id  Rakyat Merdeka - Gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Pasaman Barat, pada Jumat (25/2/2022) pukul 08.39 WIB. Menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Merespons kebutuhan warga terdampak gempa bumi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bergegas memberangkatkan sejumlah armada kemanusiaan dari Wakaf Distribution Center, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Vice President ACT, Dwiko Hari Dastriyadi menerangkan armada yang diberangkatkan yaitu Humanity Food Truck, Humanity Food Bus, armada rescue double cabin, ambulans pre-hospital, dan truk-truk logistik. Tiap armada memiliki peran masing-masing untuk memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik bagi korban gempa bermagnitudo 6,2 tersebut. “Humanity Food Bus dan Humanity Food Truck akan membagikan ribuan makanan siap saji. Bantuan makanan menjadi penting karena saat ini para korban masih dilanda kepanikan dan belum mampu menyiapkan secara mandiri," ujar Dwiko, Jumat (25/2).

Berita Terkait : PP Ormas Pertama Bangun Kantor Pusat Organisasi Di IKN Nusantara

Sementara itu, truk logistik yang diberangkatkan juga telah membawa berbagai barang untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban seperti air minum kemasan, makanan instan, tenda, selimut, dan alas tidur.

"Insyaallah, saat ini tim ACT dan para relawan tengah berupaya untuk mendirikan dapur umum di sana. Ini merupakan upaya untuk memudahkan distribusi bantuan dari para dermawan," jelas Dwiko.

Berita Terkait : Bantu Warga Terdampak Gempa Pasaman Barat, BRI Bangun Posko Peduli

Kendaraan untuk mendukung aksi medis pun mulai bergerak menuju titik pengungsian. Ambulans pre-hospital yang dilengkapi dengan perlengkapan medis lengkap siap memberikan pelayanan kesehatan untuk korban luka maupun sakit. Dwiko menjelaskan, pemberangkatan armada ini menjadi langkah sinergi seiring bantuan Sahabat Dermawan yang langsung mengalir untuk korban gempa di Pasaman Barat. Langkah sigap ini bukan menandakan ACT mampu mengerjakannya sendiri.

“Justru pemberangkatan armada ini menjadi tanggapan ACT atas bantuan Sahabat Dermawan yang langsung dititipkan melalui kami. Aksi ini adalah respons awal membantu korban gempa. Sekaligus respons cepat kami menyalurkan bantuan Sahabat Dermawan detik ini juga, Kami tidak bisa melakukan aksi hebat tanpa bantuan masyarakat dan relawan,” terang Dwiko.

Berita Terkait : BNPB: 7 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa M 6,1 Di Pasaman Barat

Sampai saat ini, tim ACT bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dari Padang dan Pasaman Barat sudah bergerak menuju lokasi. [ARM]