Dark/Light Mode

Kabupaten Bogor Naikan Pendapatan

Kamis, 1 Oktober 2020 08:02 WIB
Kabupaten Bogor Naikan Pendapatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor, secara resmi menandatangani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2020, sebesar Rp.73,132 miliar rupiah atau naik 0,99 persen dari target sebelumnya melalui Rapat Paripurna, yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bogor Rabu (30/09).

"Alhamdulillah target pendapatan daerah kita naik di anggaran perubahan ini. Dari semula yang diusulkan Rp.7,398 triliun, menjadi Rp.7,471 triliun. Kenaikan ini bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Berita Terkait : Melihat kelucuan Panda di Taman Safari Bogor

“Setelah pembahasan perubahan APBD 2020 tersebut, total belanja daerah mengalami kenaikan sebesar Rp.73,132 miliar, atau naik 0,86 persen dari total belanja semula yang diusulkan. Belanja daerah kita juga naik dari semula Rp.8,503 triliun menjadi Rp.8,576 triliun," ucapnya.

Menurutnya pada APBD murni tahun 2020 proporsi belanja tidak langsung mencapai 43,70 persen, sedangkan belanja langsung sebesar 56,30 persen. 

Berita Terkait : Mendikbud: Tak Ada Rencana Hapus Pelajaran Sejarah

Dalam perubahan APBD ini, proporsi belanja tidak langsung mengalami kenaikan sehingga komposisinya menjadi sebesar 45,68 persen. "Sementara belanja langsung justru mengalami penurunan proporsi menjadi 54,32 persen," bebernya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim mengaku lega bisa menyelesaikan RAPBD-P menjadi APBD-P tepat pada waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. 

Berita Terkait : Tingkatkan Pajak Kendaraan, Pemkab Bogor Gandeng Bapenda Jabar

“Meski ditengah aral dan rintangan yang menghadang, pihaknya berhasil menyelesaikan APBD-P sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Batas akhir maksimal pembahasan memang hari ini. Dan Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan," singkatnya. [ARM]