Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kunjungi Korban Longsor Banjarnegara, Mensos Salurkan Bantuan Logistik Dan Santunan Kematian

Senin, 22 Nopember 2021 17:22 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemui Putri Olivia, korban longsor Banjarnegara yang mengalami trauma berat. (Foto: Humas Kemensos)
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemui Putri Olivia, korban longsor Banjarnegara yang mengalami trauma berat. (Foto: Humas Kemensos)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sudah beberapa hari Putri Olivia enggan berbicara kepada siapapun. Wajah gadis 7 tahun ini murung dan kehilangan keceriaannya. Seorang psikolog yang sengaja didatangkan untuk melakukan trauma healing sejauh ini belum bisa mengembalikan sosok Putri yang periang. Bocah berambut panjang ini memang mengalami trauma berat.

Bencana tanah longsor yang melanda tempat tinggalnya, Dusun Gondang RT 01 RW 01, Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, pada Minggu (21/11), telah meratakan tempat tinggalnya.

Tidak hanya itu, peristiwa tragis ini juga telah merenggut jiwa kakak kandungnya, Fino (11) dan ibunya, Partini (38). Insiden longsor, dan kenyataan kakak dan ibunya ikut menjadi korban bencana, telah meninggalkan duka dan trauma mendalam.

Padahal, sebelumnya rasa duka kehilangan orang yang disayanginya belum juga hilang. Sekitar enam bulan sebelumnya, ayah Putri wafat. Bisa dibayangkan betapa dalam duka Putri.

Berita Terkait : Longsor Banjarnegara, 4 Orang Meninggal Dunia

Dengan kondisi seperti itulah, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini perlu menempuh perjalanan sejauh 340 km dari Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Secara umum, kunjungan Mensos merupakan bentuk perhatian dan respon pemerintah pusat terhadap daerah terdampak bencana, dalam hal ini Kabupaten Banjarnegara.

Tiba pada saat hari sudah gelap, Mensos dan rombongan mengecek titik longsor yang menyisakan puing rumah. Mensos juga meninjau tenda logistik yang didirikan Kemensos tak jauh dari lokasi longsor.

Di sini, Mensos menyerahkan santunan, baik kepada ahli waris korban meninggal dunia maupun kepada korban luka. Bantuan tersebut untuk meringankan sebagian beban mereka. Risma meminta masyarakat bersabar atas segala cobaan.

Berita Terkait : Cek Lokasi Bencana Banjir-Longsor Di Kecamatan Sibolangit, Mensos Instruksikan Pendirian 7 Titik Lumbung Sosial

Selain itu, dalam kunjungan ini dia juga memberikan perhatian khusus kepada Putri. Usai menyerahkan santunan, Mensos berjalan kaki sekitar 300 meter menuju rumah tempat Putri tinggal sementara.

Mantan Wali Kota Surabaya ini datang membawa mainan anak sambil secara perlahan mengajak Putri berdialog. Perlahan tapi pasti, Putri sudah mulai merespons positif dengan senyum dan kemudian berbicara sepatah dua patah kata. Sekitar 40 menit Mensos meluangkan waktu berbicara dengan gadis kecil ini.

"Putri harus terus sekolah ya. Biar nanti jadi anak pintar dan sukses. Putri perlu apa sayang? Peralatan sekolah mau? Apa sayang? Mau IPad ya?" tanya Risma.

Saat itu juga, Risma menginstruksikan kepada staf untuk menindaklanjuti arahannya tersebut. Hari ini (22/11), pemberian IPad plus laptop diserahkan kepada Putri. Kepada media usai menemui Putri, Mensos menyatakan sangat tersentuh dengan tekanan psikologis yang dialami Putri.

Berita Terkait : Mentan Dorong Wonosobo Majukan Pertanian Dan Kesejahteraan Petani

"Dia dalam kondisi yatim piatu saat ini. Sudah tiga hari dia tidak mau bicara dan terus murung. Alhamdulillah tadi sudah bisa tersenyum dan bicara sama saya," tutur Risma.
 Selanjutnya