Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Omicron Terus Merajalela
Penerbangan Internasional Naik 2 Kali Lipat, Luhut Minta Masyarakat Nggak Ke LN Dulu
Senin, 13 Desember 2021 17:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap fakta tingginya angka penerbangan tujuan luar negeri, yang naik hingga 2 kali lipat dibanding kondisi normal, berdasarkan data Angkasa Pura.
Terkait hal tersebut, Luhut menegaskan, pemerintah terus mengantisipasi secara hati-hati seluruh kepulangan luar negeri. Dengan tetap memberlakukan karantina 10 hari.
Di samping mengingatkan masyarakat, agar menunda rencana pergi ke luar negeri untuk sementara.
Baca juga : Cegah Omicron, Kemenhub Terbitkan Aturan Penerbangan Internasional Terbaru
"Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak pergi ke luar negeri terlebih dahulu kecuali untuk kepentingan yang benar-benar urgent," kata Luhut dalam keterangan virtual, Senin (13/12).
Untuk mengantisipasi jumlah orang yang dikarantina, pemerintah juga melakukan penambahan kapasitas wisma dan hotel karantina.
Kebijakan karantina pelaku perjalanan luar negeri ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan varian Omicron.
Baca juga : Malam Ini Monas Dijaga Ketat, Pintu Masuk Jakarta Ditutup
"Data awal dari Afrika Selatan menunjukkan, Omicron terindikasi menyebar jauh lebih cepat daripada jenis mutasi sebelumnya," ujar Luhut.
Namun demikian, Omicron terindikasi memiliki tingkat keparahan yang rendah tercermin dari tingkat perawatan RS yang terkendali, maupun tingkat kematian yang rendah.
Meskipun perlu dicatat, tingkat kematian adalah indikator yang lagged.
Baca juga : RI Berhak Batasi Perdagangan Demi Kepentingan Masyarakat Dan Keberlanjutan
"Sampai dengan hari ini, berdasarkan informasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dari hasil genome sequencing yang terus dilakukan, tidak ditemukan adanya temuan kasus varian Omicron di Indonesia," pungkas Luhut. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya