Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mendagri Minta Tokoh Agama & Adat Dukung Percepatan Vaksinasi

Selasa, 14 Desember 2021 21:53 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengunjungi sentra vaksinasi di Aceh, Selasa (14/12). (Foto: Puspen Kemendagri)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengunjungi sentra vaksinasi di Aceh, Selasa (14/12). (Foto: Puspen Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta dukungan tokoh masyarakat untuk mempercepat Vaksinasi Covid-19. Apalagi stok vaksin di Provinsi Aceh memadai dan dapat memenuhi kebutuhan untuk mendukung akselerasi program vaksinasi yang ditargetkan mencapai 70 persen akhir tahun ini.

"Mohon dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda mendukung program ini," kata Tito saat kunjungan mengecek program vaksinasi di Aceh dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Selasa (14/12).

Tito menjelaskan bahwa penetapan target bukan sebatas pada angka atau kuantitas ketercapaian. Namun menurutnya sebagai ikhtiar dalam melindungi masyarakat agar segera terbentuk kekebalan kelompok.

Hal ini juga dilakukan untuk mendukung indikator pengendalian pandemi yang kian membaik. Seperti menurunnya positivity rate dan rendahnya fatality rate atau kematian yang disebabkan terinfeksi Covid-19.

Berita Terkait : Top, Erick Bantu Petani Naik Kelas

"Ini penting untuk proteksi masyarakat kita, meskipun angka-angka rendah (angka kasus positif), tapi kita tidak boleh lengah," ujarnya.

Menurutnya, dukungan tokoh masyarakat merupakan bagian penting untuk keberhasilan percepatan vaksinasi. Di samping itu, pemerintah daerah juga perlu melibatkan dan bekerja sama dengan stakeholder lain, agar cakupan vaksinasi kian meluas.

Apalagi, kata dia, stok ketersediaan vaksin di Provinsi Aceh juga terlaporkan aman dan siap digunakan. "Jadi ketersedian vaksin sendiri di Aceh sudah memadai. Kalau kurang, dari Kemenkes siap untuk menambah lagi. Yang penting bagaimana kita untuk mempercepat ini. Ini perlu kerja sama kolaboratif," imbuhnya.

Dia meminta semua pemda provinsi, kabupaten, dan kota bergerak. "Kemudian juga teman-teman dari Polri/TNI, Binda, Kejaksaan, siapapun juga, BUMN," katanya.

Berita Terkait : Pemerintah Bakal Dorong Perdagangan Cabe Antar-Pulau

Jaminan ketersedian stok vaksin juga turut diaminkan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prima Yosephine.

Dia mengatakan, ketersediaan vaksin di Provinsi Serambi Mekah itu terbilang aman dan siap digunakan.

"Untuk ketersedian vaksin saat ini, kita sangat cukup, jadi tinggal untuk bagaimana mengkoordinasikan di lapangan agar laju kita bisa tinggi. Kami akan support," kata Prima.

Maka itu, dia meminta semua pemda bisa mengoptimalkan vaksin yang telah diterima. "Tidak usah ditahan-tahan, karena kami akan memenuhi untuk kebutuhan dosis berikutnya," tutur Prima.

Berita Terkait : Mendagri Genjot Pemda Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Berdasarkan catatan, secara keseluruhan Provinsi Aceh belum memenuhi target vaksinasi dosis pertama sebesar 70 persen. Meski Kota Banda Aceh telah melampaui target penyuntikan 70 persen Namun di kabupaten/kota lainnya tercatat memiliki cakupan vaksin di bawah 50 persen.

Dengan ketersediaan vaksin yang memadai dan dukungan tokoh masyarakat, diharapkan target percepatan vaksinasi di Provinsi Aceh segera terpenuhi. [FAQ]