Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Pemerintah Tak Bosan Sampaikan Imbauan
Jangan Nekat Keluar Negeri!
Kamis, 13 Januari 2022 07:15 WIB
Sebelumnya
Salah satu indikator utama adalah situasi perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti angka keterisian tempat tidur di rumah sakit.
Selain menunda bepergian ke luar negeri, semua pihak juga diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan.
Baca juga : Gelar Anev, Kapolri Instruksikan Jajaran Jangan Enggan Temui Warga
“Untuk kelompok yang sudah mendapatkan jadwal vaksinasi booster, jangan sampai terlewatkan. Vaksinasi sangat membantu dalam mengurangi risiko kita sakit berat jika terinfeksi Covid-19,” tandasnya.
Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sekitar 4.000 tempat tidur untuk tempat isolasi pasien Covid-19, termasuk varian Omicron, yang tersebar di 140 rumah sakit (RS) di Jakarta.
Baca juga : Mentan Pastikan Stok Dan Pasokan Telur Ayam Aman
“Kami belum melebarkan secara maksimal jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19. Kebijakannya adalah semua siaga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, kemarin.
Jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 itu lebih rendah dibandingkan kapasitas yang disediakan ketika puncak gelombang kedua kasus Covid-19 pada Juli 2021, dengan kapasitas sekitar 15 ribu tempat tidur.
Baca juga : Tahun Ini, Pemerintah Salurkan 15 Juta Kiloliter Solar
Dengan menyiapkan kapasitas sekitar 4.000 tempat tidur, maka RS rujukan dapat membuka ruang lebih besar untuk perawatan pasien non Covid-19. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya