Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jonan dan Dwi Happy
Pak Jokowi, Ditunggu PM Abe di Osaka Ya...
Senin, 17 Juni 2019 08:23 WIB
Sebelumnya
Menurut Dwi, kesepakatan yang dicapai meliputi keekonomian proyek, kontrak kerja sama, jumlah produksi, dan nilai pengembalian investasi. Kesepakatan pokok ini adalah payung bagi dimulainya investasi migas laut dalam terbesar di Indonesia.
Momentum Bersejarah
Baca juga : Kang Emil Sebut Jokowi-Maruf Sudah Unggul 4 Persen di Jabar
Senada dengan Menteri Jonan dan Dwi, Dubes Arifin Tasrif berpendapat, penandatanganan HoC tersebut merupakan sebuah momentum bersejarah yang menandakan makin kondusifnya iklim investasi di Indonesia.
“Tentu saja saya ikut senang dengan dicapainya kesepakatan kerja sama antara SKK Migas dan Inpex untuk proyek Blok Masela. Karena bagaimanapun, Jepang adalah sahabat Indonesia,” ujar Dubes Arifin.
Baca juga : Sibuk Kampanye, Kadang Jokowi Nggak Makan Siang
Arifin berpendapat, tercapainya kesepakatan ini merupakan prestasi besar dan bisa menjadi pancingan agar investor asing lainnya tidak ragu masuk ke Indonesia.
“Semoga saja investor Jepang lainnya segera menyusul menanamkan atau menambah investasinya di Indonesia,” harap Dubes Arifin.
Baca juga : Di Jabar, Jokowi Unggul 1 Persen Dari Prabowo
Sebagai informasi, kedua pihak bersepakat untuk memulai pengembangan dengan produksi 9,5 ton per tahun, ditambah dengan penyaluran gas melalui pipa untuk pembangunan pabrik petrokimia di dekat lokasi pendaratan gas sebesar 1 juta ton per tahun.
Indonesia juga akan mendapatkan bagi hasil dari produksi Lapangan Abadi antara 50 persen hingga 59 persen, tergantung proses dan hasil produksi. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya