Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kawal Profesionalisme SDM Pertanian, Kementan Gandeng UNISMA

Minggu, 27 Maret 2022 20:16 WIB
Penandatanganan kerjasama pengembangan sumber daya manusia pertanian antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Universitas Islam Malang (UNISMA). (Foto: Istimewa)
Penandatanganan kerjasama pengembangan sumber daya manusia pertanian antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Universitas Islam Malang (UNISMA). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk mengawal pengembangan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian lewat pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Malang (UNISMA).

Hal ini merupakan bentuk sinergitas berbagai piham dalam mendukung lahirnya petani dan wirausaha muda pertanian  demi mencapai tujuan tersebut pembangunan nasional.

"Kementan mengawal kolaborasi ini untuk mencapai tujuan bersama, menghasilkan petani milenial yang melek inovasi di era 4.0 demi ketahanan pangan nasional," ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo, Minggu (27/3).

Berita Terkait : Hasil Laga Persahabatan: Jerman, Belanda Dan Spanyol Menang

Kesepakatan tersebut di tandatangani langsung oleh  Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi selaku Kepala BPPSDMP, dan  Maskuri selaku Rektor UNISMA.

Bertempat di UNISMA Minggu (27/03), perjanjian kerja sama ini dimaksudkan untuk membentuk kolaborasi dalam menciptakan profesionalisme SDM pertanian lewat dukungan program unggulan masing-masing pihak.

Sebagaimana disampaikan Kepala BPPSDMP Dedi Nuryamsi, secara umum tujuan yang ingin dicapai terbentuknya sinergitas antara Kementan bersama perguruan tinggi dalam menghasilkan petani milenial yang melek guna mencapai ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait : Biden Gelar Pertemuan Tatap Muka Pertama Dengan Menlu Dan Menhan Ukraina

"Kita harapkan dapat saling bersinergi dengan konsep pentahelix atau multipihak, termasuk perguruan tinggi, badan atau pelaku usaha, pemerintah, akademisi, serta masyarakat, dalam menciptakan lumbung pangan baru dan mencapai ketahanan pangan nasional," kata Dedi dalam kesempatan tersebut.

Dukungan Kementan dalam kerja sama ini dibuktikan dari sejumlah poin yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk penyediaan data dan informasi SDM pertanian, menyiapkan data kebijakan strategis yang mendukung produksi ekspor impor di lokasi food estate, mendampingi pemagangan mahasiswa kuliah kerja nyata Kampus Merdeka, hingga mengembangkan teaching factory dan inkubator agribisnis bersama UNISMA.

Di sisi lain, Maskuri sebagai Rektor UNISMA menyampaikan, lewat perjanjian kerja sama yang akan berjalan hingga dua tahun ke depan ini, pihaknya siap mendukung kebijakan pembangunan pertanian.

Berita Terkait : Pimpin Sidang Parlemen Perempuan IPU, Irine Suarakan Kesetaraan Gender

"UNISMA akan melaksanakan pendampingan dan proses pendidikan sesuai kebutuhan dan kesepakatan untuk menghasilkan SDM yang kompetensinya dapat mendukung pembangunan pertanian," tegas Maskuri.

Sesi penandatanganan PKS ini juga bersamaan dengan Dies Natalis ke-41 UNISMA. Hadir pula sejumlah pejabat, termasuk Wakil Presiden Indonesia KH. Ma'ruf Amin yang memberikan kata sambutan atas pencapaian UNISMA di ulang tahun yang ke-41 ini. [KAL]