Dewan Pers

Dark/Light Mode

Masa Transisi Sukses Jika Covid Landai Enam Bulan

Senin, 23 Mei 2022 07:40 WIB
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry Harmadi. (Foto: Istimewa)
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry Harmadi. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat diminta tidak larut dalam euforia menyikapi pelonggaran protokol kesehatan (prokes) berupa tidak wajib masker di area terbuka. Ingat, landainya kasus Covid-19 baru berjalan 1,5 bulan.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan, keberhasilan masa transisi ini membutuhkan waktu paling tidak enam bulan. Jika landainya kasus baru berjalan 1,5 bulan, maka butuh waktu 4,5 bulan lagi, atau sampai Oktober 2022.

Berita Terkait : Calhaj Yang Sudah 2x Vaksin Covid Ternyata Baru 76 Persen, Sisanya Terancam Batal Berangkat

“Harusnya kita bisa jaga ini sampai Oktober. Insya Allah, pandemi bisa kita akhiri, mudah-mudahan,” harap Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry Harmadi saat memberi arahan kepada relawan secara virtual, kemarin.

Dia mengingatkan, pelonggaran prokes atau relaksasi yang diberikan Pemerintah adalah tahap untuk menuju endemi. Dalam tahap ini, masyarakat dianggap sudah memahami langkah pencegahan virus Corona.

Berita Terkait : Maman Cs Kudu Tes Fisik Sebelum Mulai Latihan

Masyarakat, diyakini sudah bisa bersikap bijak dan memahami cara menjaga diri. Salah satunya, tahu kapan memakai dan melepas masker.

Meski begitu, Sonny menilai, para relawan yang berada di bawah naungan Satgas Bidang Perubahan Perilaku bakal bekerja lebih keras lagi di masa transisi.

Berita Terkait : Awas, Kenaikan Kasus Covid Masih Mengintai

Soalnya, banyak masyarakat, terutama di pelosok daerah, yang masih salah paham dengan kondisi saat ini. Mereka beranggapan, pandemi Covid sudah selesai.
 Selanjutnya