Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tahun Baru Islam 1444 H

Kepala BNPT Ingatkan Pentingnya Nilai Kebangsaan Untuk Jaga NKRI

Selasa, 2 Agustus 2022 13:13 WIB
Foto: Humas BNPT.
Foto: Humas BNPT.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai leading sector penanggulangan terorisme memerlukan kerjasama dan dukungan penuh dari segala pihak.

Hal tersebut dibutuhkan dalam rangka menjaga nilai-nilai ke-Indonesiaan masyarakat dari sabang hingga Merauke. Nilai Ke-Indonesiaan merupakan kunci dalam mencegah merebaknya paham radikal intoleransi.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyatakan, jika BNPT memiliki peran dan kepentingan dalam menjaga nilai-nilai bangsa Indonesia yang telah ditinggalkan oleh para pendiri bangsa ini.

Berita Terkait : Firli: Kami Wakafkan Diri Dalam Perang Lawan Korupsi

Nilai kebangsaan diyakini dapat mencegah paparan dari paham-paham yang mengancam keutuhan bangsa Indonesia seperti paham radikal intoleransi.

"BNPT berperan aktif merawat nilai-nilai Ke-Indonesiaan dalam rangka pencegahan menyebarnya paham radikal-intoleran yang menjadi faktor utama terjadinya radikalisme dan terorisme," kata Boy, seperti keterangan yang diterima RM.id, Selasa (2/8).

Jenderal polisi bintang tiga itu juga mengajak seluruh jajarannya di BNPT untuk untuk terus meningkatkan kualitas dan kinerja dalam rangka menciptakan Indonesia yang aman, damai dan harmoni.

Berita Terkait : Tahun Baru Islam 1444 H, Wapres Harap Keutuhan Bangsa Makin Diperkuat

Sementara, Ketua Umum Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA), Bunda Indah mengakui, kewajiban bela negara dan bela bangsa perlu digaungkan kepada seluruh warga negara Indonesia terutama dalam konteks ini, untuk melawan radikalisme dan terorisme.

Setiap komponen bangsa harus saling bergandengan tangan demi menjaga NKRI. "Semua orang harus berpartisipasi dalam mencintai NKRI. Mari kita merangkul satu sama lain," jelasnya.

BNPT terus berupaya dan hadir dalam mengikis penyebaran paham-paham yang merugikan dan tidak sesuai dengan Ideologi bangsa Indonesia.

Berita Terkait : Pemda Minta Bantuan KPK

Namun, radikalisme dan terorisme bukan hanya musuh institusi atau lembaga tertentu saja melainkan perlu dukungan dan peran semua pihak, hal tersebut diungkapkan oleh Pemimpin Pondok Pesantren Nurul Falah, K.H. Ahmad Rafiudin dalam Silahturahmi Kebangsaan ini.

“BNPT telah hadir dimana-mana dalam upaya penanggulangan terorisme. Terorisme adalah musuh kita bersama yang harus dilawan. Negara harus maju dan damai,” jelasnya. ■