Dark/Light Mode

Erick: Bukan Hanya Saya Yang Siap Pasang Badan, Insan BUMN Juga Harus Berikan Kinerja Terbaik

Selasa, 2 Agustus 2022 19:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah, depan) saat menghadiri inaugurasi bela negara rekrutmen bersama BUMN di Markas Marinir Cilandak, Jakarta, Selasa (2/8). (Foto: Humas BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah, depan) saat menghadiri inaugurasi bela negara rekrutmen bersama BUMN di Markas Marinir Cilandak, Jakarta, Selasa (2/8). (Foto: Humas BUMN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir menyambut peserta rekrutmen bersama yang telah resmi menjadi keluarga besar BUMN,a dengan tangan terbuka.

Dia mengapresiasi perjuangan para peserta, dalam melewati sejumlah ujian untuk bisa bergabung di BUMN.

 

 

"Insya Allah, dengan niat yang baik, amanah yang diberikan, kita harus menjaga sebaik-baiknya. Hari ini, menandakan satu babak lagi telah berhasil teman-teman lewati, untuk menjadi bagian dari keluarga besar BUMN. Untuk itu, saya ucapkan selamat dan hormat kepada kalian semua. Teman-teman telah memberikan upaya terbaik, dalam keseluruhan proses rekrutmen bersama 2022," ujar Erick saat menghadiri inaugurasi bela negara rekrutmen bersama BUMN di Markas Marinir Cilandak, Jakarta, Selasa (2/8) sore.

Baca juga : Pecel Madiun 57 Ramaikan Kuliner Di Eduwisata Merapi

Namun, Erick mengingatkan keluarga baru BUMN ini untuk tidak berpuas diri.

Setelah lulus dan diangkat menjadi insan BUMN, Erick menilai, sekarang adalah saat yang tepat untuk membuktikan kesiapan memberikan kontribusi bagi BUMN dan negara.

Menurutnya, berkarya di BUMN akan memikul dua peran sekaligus. Yakni sebagai revenue generator dan agent of development.

Kedua hal ini harus berjalan secara paralel dan berimbang.

Sebagai sebagai revenue generator sekaligus penggerak sepertiga perekonomian negara, BUMN membutuhkan para pekerja yang memiliki growth mindset, mau belajar, agile, melek teknologi, serta pekerja keras.

Baca juga : Erick Dan Zulhas Selaras, Bersih-bersih BUMN Harus Ditegakkan

Namun lebih dari itu, sebagai agent of development, BUMN tak hanya memerlukan anak bangsa yang cerdas, tetapi.juga berakhlak.

Kecerdasan tanpa AKHLAK, akan jadi tipu daya. Kekayaan tanpa AKHLAK, akan jadi ketamakan. Sedangkan kekuasaan tanpa AKHLAK, akan jadi kezaliman.

"Di bawah agenda transformasi BUMN, saya tidak memberi ruang bagi setiap tindakan koruptif dan manipulatif. Karena amanah yang kalian emban, bukan hanya untuk kemajuan pribadi, melainkan juga sebagai agen pembangunan bangsa," tutur Erick.

Dia menilai, tahapan bela negara ini sangat diperlukan dalam memberikan pembekalan dan gambaran, tentang makna bekerja sebagai insan BUMN. Kepentingan bangsa di atas segalanya.

Saat ini, Erick sampaikan, transformasi BUMN sudah berada di jalur yang benar. Namun, tidak akan berjalan optimal, tanpa adanya SDM yang mumpuni dan ber-akhlak.

Baca juga : Puan Maharani: Tak Ada Pencapaian Yang Instan, Harus Kerja Keras

"Tugas teman-teman di sini adalah untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tapi juga tidak perlu terlalu khawatir. Insya Allah, saya, sebagai Menteri BUMN, akan bersama kalian dalam memajukan BUMN yang kita cintai. Agar menjadi kebanggaan bangsa," lanjut Erick.

Erick mengaku akan terus memastikan semangat insan BUMN yang baru, berada dalam satu tujuan dengan cita-cita transformasi BUMN.

"Saya perlu memastikan, bukan hanya saya yang siap pasang badan untuk teman-teman semua. Tapi, teman-teman semua juga siap memberikan kinerja terbaiknya, dalam melayani bangsa dan negara," ujar Erick.

"Sekarang saya tanya, jawab ya atau tidak, apakah kita satu tujuan? Kalau kita sudah satu tujuan, Saya optimis untuk bergandengan tangan bersama teman-teman semua," imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.