Dark/Light Mode

Lantik Kasat Manggala Dan Kasat Bina Pelatihan Praja IPDN

Mendagri Tito Ingatkan Inovasi, Kedisiplinan, Dan Revolusi Mental ASN

Jumat, 19 Agustus 2022 19:21 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Kombes Singgamata sebagai Kepala Satuan (Kasat) Manggala Praja dan Kombes John Carles Edison Nababan sebagai Kasat Bina Pelatihan (Binlat) Praja IPDN, di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/8). (Foto: Humas Kemendagri)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Kombes Singgamata sebagai Kepala Satuan (Kasat) Manggala Praja dan Kombes John Carles Edison Nababan sebagai Kasat Bina Pelatihan (Binlat) Praja IPDN, di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/8). (Foto: Humas Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Kombes Singgamata sebagai Kepala Satuan (Kasat) Manggala Praja dan Kombes John Carles Edison Nababan sebagai Kasat Bina Pelatihan (Binlat) Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).

Kombes Singgamata menggantikan Brigjen Doddy Marsidy. Sementara Kombes John Carles Edison Nababan, menggantikan Brigjen Herman Sikumbang. Pengangkatan jabatan ini tertuang pada SK Mendagri 821.2-5103.A tanggal 10 Agustus tahun 2022.

Pelantikan yang turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro dan Rektor IPDN Hadi Prabowo itu, digelar di ruang sidang utama gedung A lantai 3 Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (19/8).

Baca juga : Gus Halim Ingatkan Terus Berinovasi Dan Profesional

Saat memberi sambutan, Mendagri Tito mengingatkan kedua pejabat anyar ini untuk turut memberikan inovasi bagi IPDN, seperti yang selama ini dilakukan Rektor IPDN Hadi Prabowo.

"Lakukan revisi materi setiap tahunnya, ada pelajaran dasar dan ada pelajaran baru yang disesuaikan dengan dinamika lingkungan. Jadi harus selalu di-upgrade, terutama terkait norma-norma baru, sistem politik baru, perundang-undangan dan lain sebagainya," pesan Tito, Jumat (19/8).

Mantan Kapolri ini juga memberi arahan agar Kombes Singgamata dan Kombes John Carles Edison Nababan mengundang para praktisi, akademisi dan influencer yang dapat memberikan motivasi yang baik bagi para praja.

Baca juga : Kementan Tingkatkan Regenerasi Petani Di Kalimantan Selatan

Selain itu, Mendagri Tito juga meminta Kasat baru untuk memanfaatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan mengirimkan sebanyak mungkin lulusan IPDN sekolah ke luar negeri. Sehingga, ketika mereka kembali, mereka membuat gelombang besar ilmu dan kultur budaya.

"Sepuluh tahun kemudian kita akan menikmatinya di mana ada 2.000 lulusan IPDN S2-S3 di luar negeri. Merekalah yang menjadi agen perubahan dan itulah yang sebetulnya kita sebut langkah menuju revolusi budaya dan mental itu," tutur eks Kapolda Papua ini.

Kemudian, Tito juga meminta Kasat baru untuk mewujudkan revolusi mental ASN. Diingatkannya, dengan mental yang kuat, masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya melalui pelayanan terbaik.

Baca juga : Satgas Ingatkan Kepala Daerah Bakal Disanksi

"Kunci perubahan mental itu ada di aparatur sipil negara. Dan yang konsisten menelurkan ASN itu adalah IPDN. IPDN ini adalah target untuk memulai revolusi mental ASN yang akan berimbas kepada masyarakat, saya minta persiapkan ini semua," ingatnya. 

Terakhir,  Mendagri Tito kembali mengingatkan IPDN agar tetap konsisten menjaga marwah lembaga yang anti kekerasan.

"Setop kekerasan, tapi pendisiplinan harus tetap jalan. Seperti budaya disiplin tepat waktu, menjaga kebersihan dan budaya-budaya lainnya. Pendisiplinan bukan hanya pendekatan soft, tapi juga bisa berupa teguran dan tindakan fisik seperti squat jump atau sit up," tegas Tito. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.