Dark/Light Mode

Harganya 14 Ribu Per Liter

Zulhas Bangga Minyakita Sudah Sampai Di Papua Barat

Kamis, 1 September 2022 10:07 WIB
Kontainer Minyakita sampai di Papua Barat, Senin (29/8). (Foto: Istimewa
Kontainer Minyakita sampai di Papua Barat, Senin (29/8). (Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan gembira, lantaran migor alias minyak goreng merek Minyakita telah sampai dan beredar di Papua Barat dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Dengan begitu masyarakat bisa berbelanja migor curah yang dikemas dengan harga sangat terjangkau sehingga masyarakat bisa lebih bahagia.

"Papua Barat menjadi salah satu wilayah prioritas pendistribusian Minyakita untuk pemerataan pasokan minyak goreng dengan harga terjangkau di seluruh wilayah Indonesia. Kontainer berisi Minyakita yang telah tiba di Fakfak tersebut dikirim dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada 11 Agustus 2022 lalu menggunakan fasilitas tol laut, hasil kerja sama dengan Kementerian Perhubungan," ucap pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai Daya Beli Rakyat Turun

Satu kontainer berisi 18.600 liter Minyakita telah tiba di Pelabuhan Fakfak, Provinsi Papua Barat, Senin (29/8). Total pengiriman Minyakita sebanyak 1,32 juta liter telah dilepas ke berbagai daerah menggunakan tol laut untuk menekan biaya distribusi logistik. Sehingga harga eceran tertinggi (HET) migor dapat tercapai.

Mendag melepas secara langsung kontainer berisi Minyakita tersebut. Usai tiba di Fakfak, Minyakita akan langsung didistribusikan melalui salah satu distributor, yakni PT Sinar Suri Fakfak, kepada pengecer-pengecer di Kabupaten Fakfak dan sekitarnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat menargetkan Minyakita dapat segera tersedia di masyarakat dengan harga tidak melebihi HET mulai Selasa (30/8) atau sehari setelah tiba di Fakfak.

Baca juga : Jangan Cuma Murah Senyum, Sembako Juga Kudu Murah Ya!

Berdasarkan pantauan harga Kementerian Perdagangan dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga rata-rata migor kemasan merek Minyakita di wilayah Papua dan Papua Barat sudah sesuai HET, yakni Rp 14 ribu per liter.

Zulhas menyampaikan, gelombang pengapalan Minyakita berikutnya direncanakan tiba di Fakfak pada minggu kedua September 2022.

"Volume yang dikapalkan sama dengan pengiriman pertama yaitu satu kontainer atau setara 18.600 liter," katanya.

Baca juga : Hati-hati, Omicron Versi Centaurus Sudah Tiba Di Singapura

Ia memastikan, pendistribusian Minyakita menjadi salah satu upaya Pemerintah meningkatkan pasokan migor dengan harga terjangkau dan dengan kualitas yang baik.

Pelaku usaha juga didorong untuk meningkatkan produksi Minyakita dengan menjadikannya alternatif pendistribusian migor alokasi dalam negeri Domestic Market Obligation (DMO) sebagai syarat ekspor produk crude palm oil (CPO) dan produk turunannya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.