Dewan Pers

Dark/Light Mode

Penutupan KSM Nasional 2022

Kemenag Minta Insan Madrasah Teladani 2 Cendekiawan Betawi

Jumat, 14 Oktober 2022 10:41 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI Nizar Ali bersama para pemenang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Super Camp (My RES) Nasional 2022. (Foto : Ist)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI Nizar Ali bersama para pemenang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Super Camp (My RES) Nasional 2022. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah empat hari digelar, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Super Camp (My RES) Nasional 2022 berakhir pada Kamis (13/10).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI Nizar Ali berharap, siswa yang mengikuti kompetisi ini menjadi cendekiawan yang santun dan dapat menjadi panutan. 

“Bila saat ini gemar bermain sosial media, maka sebarkan konten-konten yang membuat tentram bukan yang menimbulkan perpecahan. Kehadiran kalian harus bisa membawa kedamaian, bukan kegalauan,” kata Nizar Ali saat penutupan KSM 2022 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (13/10) malam.

Berita Terkait : Prabowo Dan Erick Merapat Mendekat

Nizar Ali menyebut, 370 peserta yang hadir dalam KSM 2022 ini merupakan calon cendekiawan yang akan menjadi harapan masa depan bangsa. "Ada juga 36 calon peneliti muslim yang telah mencurahkan segenap pengetahuan ke dalam hasil penelitian aplikatif pada My RES," ungkapnya.

Dia lalu mengulas sejarah dua cendekiawan Betawi, yang dikenal dengan sebutan "Paku Jakarta". "Guru Mansyur yang lahir pada 1878. Menjadi seorang ilmuwan di masa penjajahan Belanda bukanlah hal mudah. Tapi ini tak menyurutkan semangat Mansyur muda untuk menuntut ilmu, hingga ke Makkah al Mukarramah," tuturnya. 

Menurutnya, tercatat ada 19 karya yang telah dihasilkan Guru Mansyur di antaranya: Kaifiyatul amal ijtima, khusuf wal kusuf, Tajkirotun nafi'ah fisihati'amalissaun wal fitr, Jadwal faraid serta Al lu'lu ul makhtum fi khulasoh mabahits sittah ulum.

Berita Terkait : Menag Sebut Madrasah Sangat Kompetitif dan Lebih Unggul

Tokoh kedua yaitu Guru Mughni. Nama lengkapnya Abdul Mughni bin Sanusi bin Ayyub bin Qais. Guru Mughni pun belajar di Makkah. Ia dikenal sebagai ulama yang sangat toleran, inklusif dan menghargai budaya lokal. 

"Kedua tokoh tersebut, mengajarkan bagaimana keilmuan yang tinggi, menjadikan seseorang bijak, inklusif, dan toleran," kata Nizar Ali yang berharap para peserta meneladani kedua tokoh tersebut.

Berikut pemenang KSM dan My RES Nasional 2022:

Berita Terkait : Kemenag Gelar KSM Nasional 2022, Berikut Bidang Yang Dilombakan

A. Bidang Studi Matematika Terintegrasi, Madrasah Ibtidaiyah/SD
1. Akira Rylan Wardhana, SD Hj. Isriati Baiturrahman 2, Jawa Tengah, medali emas.
2. Bahrain Ilmi Wulandari, SD Unggulan Putra Kaili Permata Bangsa Sulawesi Tengah, medali emas.
3. Faiq Nururrahman Hutrindo, SDIT At Taufiq Jawa Barat, medali emas.
4. Andra Ilman Wibowo, SD Islam Al Azhar 10 Banten, medali perak
5. Ayisha Putri Widodo, SD Islam Sabillah Malang Jawa Timur, medali perak
6. Vira Arga TamanThahjono, MIS Yamra Papua, medali perak
7. Reginald Agam Hamzah, SD YPPI Perawang Riau, medali perak.
8. Andi Muhammad Akhyar Bachtiar, MIN 1 Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, medali perak.
9. Yafiq Averroes Huri, MIN 3 Kota Padang, Sumatera Barat, medali perunggu.
10. Muhammad Rediksyah Faizullah, MIS Arrayan, Kalimantan Utara, medali perunggu.
11. Ahmad Arib, MIN 27 Aceh Besar, Aceh, medali perunggu.
12. Niswah Elmalihah, MIS Al Ittifaqiyah, Sumatera Selatan, medali perunggu.

13. Nabila Naureen Nisa, MIS Terpadu As-salam Maluku, medali perunggu.
14. Meylani Takalamingan, MIS Siti Hawa Buko Sulawesi Utara, medali perunggu.
15. Ahmad Fahrezi, MIS Nurul Iman Kalimantan Tengah, medali perunggu.

 Selanjutnya