Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kemenkominfo Tingkatkan Literasi Digital 21 Ribu ASN Kemenkes

Senin, 17 Oktober 2022 21:19 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kecakapan literasi digital bagi 21.000 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelatihan. (Foto: Ist)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kecakapan literasi digital bagi 21.000 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelatihan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kecakapan literasi digital bagi 21.000 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelatihan.

“Kemenkes memiliki strategi transformasi digital kesehatan yang diproyeksikan untuk tahun 2021-2024 bagi layanan kesehatan yang optimal berdasarkan teknologi. Untuk itu diperlukan ASN dengan kemampuan literasi digital yang mumpuni. ASN diharapkan paham akan empat pilar literasi digital,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa, seperti keterangan yang diterima RM.id, Senin (17/10).

Dia mengatakan setiap ASN di Kemenkes diharapkan mampu menggunakan teknologi digital sesuai dengan aturan serta memahami kapan dan bagaimana teknologi harus digunakan agar dapat bekerja lebih efektif untuk mencapai tujuan organisasi Kementerian Kesehatan.

Baca juga : Kemenkominfo: Siswa SMK Harus Pahami Literasi Digital Untuk Cegah Hoax

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan diperlukan adaptasi bagi ASN di Indonesia untuk menyesuaikan perkembangan teknologi yang terjadi pada saat ini.

Dia menyatakan, pandemi Covid-19 yang dialami tahun 2020-2021 sangat dinamis dan memaksa kehidupan manusia beradaptasi dengan perubahan ini.

"Tantangan di era digital saat ini adalah bagaimana membangun pola kerja dan pola pikir ASN yang komprehensif, integral, holistik, dan sistemik melalui peningkatan kemampuan penguasaan teknologi, tetapi tetap mengedepankan integritas yang tinggi, profesional, melayani, dan keterkaitannya dengan pengembangan kompetensi dan kinerja,” kata Boni.

Baca juga : Kominfo Perkenalkan Konsep Bisnis Digital

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemenkes, Trisa Wahyuni Putri berharap kolaborasi yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan sumber daya manusia menuju transformasi digital.

Sejumlah materi yang didapatkan dalam pelatihan tersebut, di antaranya empat pilar literasi digital yang terdiri atas etika digital, budaya digital, keamanan digital, dan keterampilan digital.

Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta masyarakat Indonesia hingga 2024. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.