Dewan Pers

Dark/Light Mode

Luhut: Presiden Uni Emirat Arab Nggak Berhenti Muji-muji Jokowi

Kamis, 17 November 2022 17:23 WIB
Luhut: Presiden Uni Emirat Arab Nggak Berhenti Muji-muji Jokowi

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap pengalamannya bertemu dengan delegasi dari berbagai negara peserta G20.

Satu yang berkesan baginya, adalah pengalaman satu mobil bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), dari lokasi acara menuju bandara bersama.

Berita Terkait : Biden Hormat Dan Berlari Nyamperin Jokowi

"Sepanjang perjalanan, saya mendengarkan bagaimana beliau tak henti-hentinya memuji leadership Presiden Jokowi, yang menurutnya telah sangat sukses mengemban amanat Presidensi G20 tahun ini," papar Luhut via Instagram, Kamis (17/11).

Karena alasan itulah, meski agak lelah pasca mempersiapkan gelaran panjang KTT G20 di Bali, Luhut merasa harus hadir di acara Syukuran Panitia Nasional G20 pada Kamis (17/11). Demi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih, yang begitu dalam kepada seluruh panitia, yang telah berpartisipasi menyukseskan jalannya rangkaian acara.

Berita Terkait : Satgas Transformasi Rampungkan Tugas, Iwan Bule Mau Lapor Jokowi

Menurutnya, mereka yang berasal dari lintas Kementerian/Lembaga, pihak swasta, dan terkhusus masyarakat Bali begitu berdedikasi dalam membantu terselenggaranya acara besar ini dengan aman, lancar, dan sukses.

Sampai-sampai yang tersisa dari acara ini, hanyalah pujian dan rasa hormat dari seluruh Kepala Negara, perwakilan delegasi, serta tamu kenegaraan lainnya.

Berita Terkait : BPIP: Hati-Hati Bermedsos, Ingat Pesan Pak Jokowi

"Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Bali, yang mobilitas dan aktivitas hariannya terdampak selama berlangsungnya rangkaian acara ini," tutur Luhut.

"Tetapi saya yakin, masyarakat Bali yang terkenal ramah dan punya rasa tenggang rasa amat besar, akan semakin bangga dengan kesuksesan KTT G20 di Bali, yang juga berarti keberhasilan bagi bangsa Indonesia," imbuhnya. ‚Ė†