Dark/Light Mode

Kepala BNPB: Rumah Warga Yang Rusak Berat, Bakal Diganti Pemerintah

Selasa, 22 November 2022 11:56 WIB
Kepala BNPB Suharyanto (tengah) saat menyampaikan konferensi pers di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (22/11). Bersama Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati (kiri) dan Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan). (Foto: BNPB)
Kepala BNPB Suharyanto (tengah) saat menyampaikan konferensi pers di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (22/11). Bersama Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati (kiri) dan Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan). (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau lokasi terdampak gempa M5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11).

Suharyanto mengatakan,  pemerintah akan terus melakukan pendataan, dan membangun rumah bagi warga terdampak. Serta infrastruktur pendukung lainnya.

Baca juga : Wales Imbangi Amerika Serikat, Bale Disanjung Setinggi Langit

"Rumah warga yang rusak berat akan diganti oleh pemerintah, begitu tanggap darurat selesai masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (22/11) pagi.

"Sarana-sarana lain seperti pendidikan, masjid dan madrasah yang rusak, akan dibantu oleh kementerian terkait," lanjutnya.

Baca juga : Warga Singapura Antar Makanan Ke Antartika

Demi mempercepat penanganan bencana, BNPB menempatkan satu buah helikopter dan dana siap pakai Rp 1,5 miliar rupiah. Juga bantuan logistik Rp 500 juta.

"Untuk desa terisolir, selain membuka jalan dari darat, juga disiapkan satu heli untuk distribusi logistik," tutur Suharyanto.

Baca juga : Kessie Bakal Dilego Barca

BNPB membuka Call Center yang dapat dimanfaatkan masyarakat, untuk mendapatkan informasi terkait penanganan gempa Cianjur.

"Apabila ada masyarakat yang ingin tahu kondisi keluarganya yang terkena gempa, bisa menghubungi Call Center 117 untuk BNPB. Nanti, akan terhubung pada posko yang didirikan di Cianjur. Sehingga, semua informasi semua berasal dari posko," tutup Suharyanto. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.