Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jokowi Sidak Pelabuhan Merak
Cegah Macet Horor Terulang
Rabu, 12 April 2023 07:50 WIB
Sebelumnya
“Setelah Lebaran, baru dicek lagi, siap dioperasionalkan secara lengkap,” jelasnya.
Budi Karya Sumadi memastikan, Pelabuhan Merak dan Ciwandan siap menghadapi lonjakan arus mudik.
BKS-sapaan akrab Budi Karya Sumadi mengatakan, Pelabuhan Merak-Bakauheni menjadi salah satu titik krusial yang menjadi perhatian utama.
“Esensi mudik kali ini lebih waspada, karena volume pemudik yang bertambah pesat,” tuturnya.
Baca juga : Erick Pastikan, Pemudik di Pelabuhan Merak Dapat Layanan Terbaik
BKS meminta PT ASDP Indonesia Ferry menghitung kapasitas antara jumlah kendaraan yang akan melintas dengan kapasitas daya tampung pelabuhan.
Dengan adanya tambahan pelabuhan, diharapkan VC Ratio bisa di angka 0,6 yang artinya lancar dan kepadatan kendaraan masih bisa dikendalikan.
Eks Dirut Angkasa Pura ll ini menilai, kejadian pada mudik Lebaran tahun lalu menjadi pelajaran berharga dan momentum bagi para pemangku kepentingan untuk betul-betul mempersiapkan arus mudik dan balik Lebaran lebih baik lagi tahun ini.
Menurut BKS, sejumlah upaya antisipasi telah dilakukan, antara lain menyiapkan Pelabuhan Ciwandan dan Panjang yang akan digunakan untuk sepeda motor dan angkutan barang. Terutama, memecah kepadatan di Merak-Bakauheni yang akan dipadati kendaraan roda empat.
Baca juga : Srikandi Ganjar Jabodetabek Gelar Pelatihan Grafis Di Desa Hambalang
Kemudian, disiapkan armada kapal sebanyak 65 unit kapal di Merak-Bakauheni, 12 unit Kapal Roro di Ciwandan dan 3 unit kapal Pelni untuk Ciwandan-Panjang, menambah kapasitas parkir kendaraan di area pelabuhan dengan merelokasi kantor ASDP Merak.
Tak hanya itu, Pemerintah juga telah menyiapkan buffer zone di KM 68, Km 89 dan Km 97 di tol arah Merak. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan arus lalu lintas (delaying system).
Tempat ini juga akan digunakan untuk memastikan penumpang sudah memiliki tiket yang dibeli online dan memastikan ketepatan data manifest. Serta melakukan pelebaran dan penataan bahu jalan Cikuasa bawah dan atas.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP Indonesia Ferry Harry Mac menegaskan, tidak ada lagi penjualan tiket di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk terhitung mulai 1 Mei.
Baca juga : Kyai Muda Dukung Ganjar Gelar Pelatihan Membatik Bersama Santri Di Tuban
“Di pelabuhan sudah tidak ada lagi yang jual tiket. Kami meminta pengguna jasa punya tiket H-1. Nggak bisa go show. Ini perlu kita tata agar bisa mudik dengan aman dan berkesan,” ungkapnya.
Harry mengatakan, langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan di jalur menuju pelabuhan. Sebab, pemudik yang membeli tiket pada hari H membuat penumpukan kendaraan baik di jalan masuk maupun dalam pelabuhan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya