Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Mendikbudristek: Indonesiana TV Jadi Wadah Diplomasi Budaya Internasional

Jumat, 28 Juli 2023 21:36 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: Ist)
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak resmi mengudara pada 3 September 2021 jangkauan penonton Indonesiana TV makin luas dengan sajian konten positif terkait budaya Indonesia dari seluruh latar belakang dan usia.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, melalui kanal Indonesiana, pihaknya berupaya mewujudkan visi pemajuan kebudayaan.

"Yakni Indonesia bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan, dan menyejahterakan," ujarnya, Jumat (28/7).

Ia menyebutkan, Indonesia adalah negara pertama di dunia yang memiliki Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) untuk mengukur pemajuan kebudayaan.

Dalam mengukur IPK, aspek yang dinilai adalah warisan budaya, ketahanan sosial budaya, pendidikan, ekonomi budaya, gender, budaya literasi, dan ekspresi budaya.

"Skor IPK mengalami kenaikan dari 2018 ke 2019, namun nilai aspek ekspresi budaya masih rendah, yakni 37,14 dari rentang nilai 0 sampai dengan 100," ungkapnya.

Menurut Nadiem, hal itu disebabkan media yang menjadi sarana pembelajaran, wadah ekspresi, dan interaksi budaya Indonesia masih terbatas.

"Sudah saatnya bangsa ini memiliki pustaka keragaman budaya Indonesia yang berkualitas," tutur eks CEO GoJek Indonesia itu.

Baca juga : Top! Pertamina Kembali Sabet Dua Penghargaan Internasional

Nadiem menjelaskan, Kanal Indonesiana hadir karena belum adanya media resmi dari Indonesia yang menjadi wadah diplomasi budaya secara internasional.

"Padahal, negara-negara maju sudah memiliki media kebudayaan terintegrasi yang menjadi sarana diplomasi budaya," imbuh Nadiem.

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 29 Tahun 2022, Indonesiana TV merupakan kanal budaya yang dikelola oleh Balai Media Kebudayaan (BMK) di bawah koordinasi Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek.

Balai Media Kebudayaan bekerja sama dengan MediaHub, unit bisnis TelkomMetra dalam pengelolaan, pemrosesan, dan broadcasting Indonesiana TV.

Kanal Budaya Indonesiana, Indonesiana TV, dapat diakses melalui laman www.indonesiana.tv dan kanal Indonesiana.TV di jaringan televisi kabel Indihome saluran 200 (SD) dan 916 (HD), serta media sosial Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.

Mengutip data dari MediaHub, memasuki tahun 2023 ini, jangkauan penonton melalui jaringan televisi kabel Indihome sudah mencapai 66.396 penonton per bulan.

Sedangkan melalui laman, total setiap bulannya berjumlah 385.331 penonton di tahun 2023.

Secara teknis, dalam penyusunan materi penyiarannya, Kanal Indonesiana bermitra dengan masyarakat, serta para pelaku dan komunitas seni budaya sebagai kunci penggerak budaya.

Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Suriah Wajid Fauzi Promosi Budaya Nusantara Di Damaskus

Keberadaan kanal budaya yang inklusif dan relevan, dinilai Nadiem penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan bersama atas kebudayaan Indonesia yang luar biasa kaya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud), Kemendikbudristek, Hilmar Farid, berharap agar publik berpartisipasi dalam mengembangkan dan memanfaatkan Kanal Indonesiana.

"Partisipasi yang diharapkan adalah seluas mungkin, di semua kanal. Kita betul-betul ingin melihat karya dan ekspresi dan mencari produksi yang keren-keren di seluruh daerah," ujar Hilmar dalam Workshop Sosialisasi Konten Indonesiana TV yang digelar di Hotel Mercure Sabang, di Jakarta, Senin (24/7)

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi terkait karya budaya para seniman Indonesia.

Untuk pengembangan Indonesiana TV, Hilmar berharap kanal ini bisa diakses seluas mungkin.

Selain itu, ia juga mendorong Indonesiana TV bisa mengoptimalkan perannya dalam mempromosikan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.

"Sekarang baru melalui Indihome dan internet. Namun kami sadar bahwa banyak yang belum punya akses ke sana. Jadi, nanti akan bisa diakses melalui satuan pendidikan dan komunitas yang biasa menyelenggarakan kegiatan nonton bareng seperti bioskop lokal. Ini pengembangan ke dalam," tandasnya.

Turut hadir dalam Workshop Sosialisasi Konten Indonesiana TV ini, perwakilan dari Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI), Ronny Agustiyar Tulas.

Baca juga : Mengakomodasi Kearifan Lokal

Dia menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Indonesiana TV dan berharap Indonesiana TV bisa menjadi wadah untuk lebih menggali potensi-potensi budaya daerah.

Di tempat yang sama, Head of MediaHub, Iin Kusumastiwi, menyampaikan dukungan pihaknya dalam mendistribusikan konten Indonesiana TV.

MediaHub sebagai salah satu unit bisnis srategis Telkom Metra yang ditunjuk sebagai mitra sejak 2021 berperan aktif dalam pendistribusian konten Indonesiana TV.

Baik berupa kanal linier maupun program lepasan ke seluruh platform atau operator TV di seluruh Indonesia.

"MediaHub juga mendukung promosi Indonesiana TV ke berbagai media antara lain di TV berlangganan, sosialisasi via SMS Blast, Digital Out of Home dan sosial media Telkom Group," pungkas Iin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.