Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Meski Serangan Teror Turun, BNPT Di-warning Nih
Wapres: Jangan Lengah!
Sabtu, 29 Juli 2023 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Serangan aksi terorisme di Indonesia dari tahun ke tahun semakin turun. Namun jangan lengah, tetap wajib waspada.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat memberi pidato sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Wapres mengingatkan, turunnya angka serangan teroris tidak boleh membuat bangsa Indonesia dan para pemangku kepentingan lengah.
BNPT mencatat bahwa angka serangan teroris per tahun turun signifikan sebesar 89 persen sejak tahun 2018 hingga 2023.
Baca juga : Mitigasi Kasus Al Zaytun, BNPT Dorong NII Masuk Daftar Organisasi Teror
“Di balik data capaian yang ada ini saya berpesan agar kita tidak lengah,” ujar Ma’ruf dalam pidatonya, kemarin sore.
Meski serangan teror tapi harus diingat bahwa bentuk pemikiran dan paham kekerasan dari pelaku terorisme masih ada.
Organisasi teror akan selalu mencari jalan untuk menyebarkan paham mereka, terutama kepada kelompok perempuan, pemuda, dan anak-anak.
Oleh karena itu, BNPT dan pemangku kepentingan harus terus mencermati dan mewaspadai kondisi di lapangan.
Baca juga : Simbolon Bisa Bernapas Lega
“Seperti adanya indikasi peningkatan kategori di kalangan siswa atau generasi muda. Pertama, dari toleran menjadi intoleran pasif, kemudian intoleran pasif menjadi aktif, dan dari in-toleran aktif menjadi terpapar,” tutur eks Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.
Ma’ruf menyatakan, kondisi tersebut dapat menjadi bahaya jika tidak segera ditindak secara tepat dan terukur.
Sebab, Indonesia membutuhkan generasi muda yang toleran dan inklusif untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas pada 2045 kelak.
“Generasi muda yang bergaul luas dan mudah bekerja sama, tanpa memandang latar belakang budaya dan agama. Generasi muda yang inovatif dan kreatif, serta terbuka pada ide-ide baru,” ujar Ma’ruf.
Baca juga : Menko Airlangga: Produktivitas Harus Didorong, Bonus Demografi Jangan Sampai Gagal
Ma’ruf menuturkan, turunnya angka serangan teror merupakan buah dari upaya pencegahan aksi terorisme yang telah dilakukan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya