Dark/Light Mode

Bantu Kurangi Polusi Dan Kemacetan

Warga Bijak Ya Naik Transportasi Umum

Selasa, 23 Januari 2024 07:30 WIB
Menteri Perhubungan (Men­hub) Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)
Menteri Perhubungan (Men­hub) Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Kesadaran masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal masih perlu didorong. Sampai saat ini kemacetan dan kecelakaan lalu lintas juga masih dialami pengendara pribadi.

Dari sisi kemacetan, merujuk TomTom Traffic Index 2023, Jakarta kini menempati urutan ke-30 sebagai kota termacet di dunia.

Jakarta berhasil turun satu peringkat, sebelumnya di tahun 2022 menempati urutan 29.

Baca juga : Pertamina Dan Toyota Kembangkan Ekosistem Hidrogen Untuk Transportasi

Selain menimbulkan polusi tercatat, sepanjang tahun kema­rin, 225 jam waktu yang dihabis­kan untuk mengemudi, 117 jam di antaranya karena kemacetan yang terjadi di jam-jam sibuk.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, secara keseluruhan pem­bangunan sektor perhubungan di berbagai wilayah Indonesia yang meliputi transportasi darat, laut, udara dan kereta api, dapat berjalan baik.

Kemenhub telah bekerja keras mewujudkan berbagai pem­bangunan dan program untuk transportasi massal yang bisa dinikmati masyarakat.

Baca juga : Pertamina Gandeng Toyota Kembangkan Ekosistem Hidrogen untuk Transportasi

“Kita juga untung ada Pak Budi Karya (Menteri Perhubungan) yang bekerja keras dengan timnya. Saya pikir pen­capaian yang dilakukan sudah sangat banyak,” ungkap Luhut.

Luhut berharap, masyarakat bisa memanfaatkan layanan transpor­tasi yang saat ini kian beragam.

Melalui moda transportasi ini, Luhut mengatakan, Indonesia dapat menghemat Rp 40 triliun dari biaya operasi kendaraan bermotor dan Rp 60 triliun untuk waktu perjalanan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.