Dark/Light Mode

Supaya Ekonomi Normal

Basuki Dideadline 14 Hari Permak Pasar Di Wamena

Selasa, 29 Oktober 2019 06:32 WIB
Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melihat langsung pengerjaan Pasar Wouma di  Wamena, Jayawijaya Papua, Senin (28/10). (Foto:Humas PUPR)
Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melihat langsung pengerjaan Pasar Wouma di Wamena, Jayawijaya Papua, Senin (28/10). (Foto:Humas PUPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jokowi menginstruksikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melaksanakan perbaikan fasilitas sosial dan umum, seperti pasar, gedung pemerintahan, toko, sekolah dan rumah penduduk yang rusak akibat aksi massa di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada September 2019 lalu. 

Rehabilitasi pasar menjadi salah satu target utama agar pergerakan ekonomi di Wamene kembali normal . 

"Pasar Wouma adalah  tempat masyarakat menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan di Wamena dan sekitarnya, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan. Sehingga ini kita berikan prioritas, didahulukan," kata Jokowi usai melihat langsung pengerjaan Pasar Wouma di  Wamena, Jayawijaya Papua, Senin (28/10).

Baca juga : Mendagri: Penyaluran Duit Otsus Akan Dievaluasi Agar Tepat Sasaran

Jokowi menargetkan, rehabilitasi Pasar Wouma dapat rampung dalam waktu 2 minggu ke depan. "Insya Allah selesai 2 minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya," imbuh Presiden. 

Untuk penanganan pasar, Kementerian PUPR akan menugaskan kontraktor swasta/BUMN untuk melakukan penanganan keadaan darurat dan rehabilitasinya. Kementerian PUPR telah merencanakan renovasi Pasar Wouma seluas 740 m2 dengan menugaskan kontraktor pelaksana dari PT. Nindya Karya dan Konsultan PT. Virama Karya. 

Tak hanya pasar, Presiden juga telah memerintahkan untuk merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan. Menurutnya, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola atau kerja  sama melibatkan Zeni TNI AD agar lebih cepat dan aman.

Baca juga : Atasi Masalah Investasi, Menteri Dideadline 30 Hari

"Kita ingin semuanya dikerjakan cepat, agar ekonomi bergerak kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga sama. Saya mengecek beberapa tempat di Papua Barat, di Wamena, semua akan normal kembali," kata Jokowi. 

Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati Jayawijaya juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Hingga saat ini, menurut Presiden perbaikan tersebut masih dalam proses."Yang penting cepat dikerjakan, anggarannya dari Kementerian PUPR," lanjutnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR bersama TNI AD akan melakukan rehabilitasi di Wamena agar penanganannya lebih cepat dan memiliki kualitas mutu yang baik. 

Baca juga : Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi, Bank Mandiri Perkuat Manajemen Risiko

Dari hasil identifikasi di lapangan, sebanyak 6 kantor Pemerintahan mengalami rusak berat, salah satunya Kawasan Kantor Bupati Jayawijaya dan 8 rusak ringan. Kantor Pemerintahan lainnya yang rusak berat adalah Kantor Badan Lingkungan Hidup, PLN, KUA dan Kantor Dinas Perhubungan. 

Selain kantor Pemerintahan, sebanyak 18 sarana pendidikan, 403 ruko, dan 183 unit rumah warga mengalami rusak berat. (NOV)
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.