Dark/Light Mode

Cerita dari KTT ASEAN Bangkok

Jokowi Izin untuk Shalat Saat Summit, Mahfud Gantiin Duduk di Kursi Pimpinan

Selasa, 5 November 2019 13:14 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat duduk di kursi pimpinan ASEAN untuk menggantikan Presiden Jokowi yang izin untuk menunaikan Salat Dzuhur. (Foto: Istimewa)
Menko Polhukam Mahfud MD saat duduk di kursi pimpinan ASEAN untuk menggantikan Presiden Jokowi yang izin untuk menunaikan Salat Dzuhur. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - KTT ASEAN ke-35 di Bangkok, Thailand, menelurkan sejumlah keputusan penting bagi ASEAN. Di tengah agenda resmi dan penting ini, ada sejumlah momen menarik tersaji.

Salah satunya ketika Presiden Jokowi izin meninggalkan kursi khusus pemimpin-pemimpin negara ASEAN. Dua kali Presiden izin meninggalkan forum resmi.

Baca juga : Jokowi Dorong Swasta Manfaatkan Perang Dagang

Pertama, Presiden pamit meninggalkan forum East Asian Summit yang berlangsung pukul 13.30 hingga 16.30, Senin (4/11). Presiden beranjak dari kursi sekitar pukul 14.20 waktu setempat untuk menunaikan shalat Dzuhur. Karena kursi Presiden tidak boleh kosong dalam sebuah summit, maka Menko Polhukam Mahfud MD.menempatinya.

"Presiden Jokowi keluar ruangan untuk shalat Dzuhur, pamit kepada saya. ‘Saya mau shalat dulu’. Jadilah saya duduk di kursi Presiden sekitar 15 menit," kata Mahfud MD, cerita Mahfud, Senin (4/11) malam.

Baca juga : Luhut: Saya Bintang Empat, Jenderal, Gagah, Duit Punya

Kedua, Presiden Jokowi tidak dapat mengikuti rangkaian upacara penutupan yang berlangsung malam tadi. Sebab, Presiden harus segera menuju bandara untuk bertolak ke Tanah Air.

Mahfud pun kembali ditunjuk Presiden Jokowi untuk menduduki kursi kehormatan para pimpinan negara-negara ASEAN. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.