Dark/Light Mode

Menparekraf Siap Blokir Game Free Fire

Jumat, 3 Mei 2024 20:30 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Ist)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah tak segan untuk memblokir gim-gim yang mengandung kekerasan, di antaranya Free Fire yang notabene cukup populer di kalangan anak-anak maupun remaja. Rencana kebijakan tersebut merupakan efek dari masifnya keberadaan game yang memicu dampak buruk bagi anak. 

Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, disela-sela acara Jakarta Future Forum di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (2/5). 

"Kita memang saat ini tengah membangun industri digital, salah satunya gim. Tapi memang ada dampak negatif yang harus menjadi perhatian, yaitu soal kekerasan," kata Sandiaga kepada awak media. 

Baca juga : Putusan PTUN Bisa Jadi Preseden Buruk

Sandiiaga mengaku mendapat banyak laporan dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia). Dikatakannya, gim seperti Free Fire sudah cukup meresahkan karena memicu kekerasan dan tindak kriminalitas terhadap anak

"Sekarang kami sedang menunggu hasil kajian resmi dari mereka (KPAI dan LPAI), kemudian kita akan kolaborasikan dengan (Kementerian) Kominfo," beber Menteri berlatar pengusaha ini. 

"Kami tidak ragu memblokir game-nya, jika memang itu diperlukan demi melindungi anak-anak kita," lanjut Sandiaga. 

Baca juga : Mimbar Demokrasi Mahasiswa Melebar ke Dekat IKN

Sandiaga lantas menceritakan pengalamannya berkunjung ke satu daerah. Tangannya tiba-tiba dipegang seorang ibu yang putranya kecanduan bermain game Free Fire. 

"Ibu itu cerita, anaknya sudah candu (game Free Fire). Anaknya sudah sampai tahap pinjem uang, berhutang ke teman-temannya. Ini harus benar-benar kita waspadai," cetus Sandiaga.

Dia mengungkapkan bahwa negara memiliki visi yang jelas terhadap generasi bangsa. Yakni mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca juga : Marquez Siap Bangkit Di Sirkuit Mandalika

"Salah satu yang harus dilakukan adalah menjaga anak-anak kita dari gim-gim yang membawa dampak kekerasan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.