Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PUPR Siapkan Cuan Rp 90 Miliar Untuk Ganti Rugi Warga Terdampak Proyek IKN
Sabtu, 3 Agustus 2024 21:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menyiapkan anggaran ganti rugi lahan sebesar Rp 90 miliar untuk warga yang terdampak proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
"Kami sudah menyiapkan uang ganti rugi lahan sekitar Rp 90 miliar," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/8).
Menteri dari PDI Perjuangan ini mengungkapkan, tim terpadu yang terdiri dari pemerintah provinsi dan kabupaten, Kementerian PUPR, OIKN, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah bergerak untuk memproses hal tersebut.
Baca juga : IWIP Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Banjir Di Malut
"Tim terpadu sudah bergerak untuk menyelesaikan masalah tersebut," katanya.
Basuki yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) ini mengatakan, setelah terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), masyarakat yang terdampak pembangunan IKN dapat memilih untuk mendapatkan uang ganti rugi atau direlokasi melalui skema Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) Plus.
"Nanti kita musyawarah dengan masyarakat maunya apa. Artinya kita memperhatikan betul kepentingan masyarakat. Saya sudah meminta izin Ibu Menteri Keuangan agar Kementerian PUPR bisa membayar di IKN dalam rangka membantu Otorita IKN," katanya.
Baca juga : Kalau Mau Dilantik, Ayo Lapor LHKPN
Kendati demikian, Basuki tidak menjelaskan, apakah anggaran ganti rugi sebesar Rp 90 miliar tersebut, untuk pembebasan lahan seluas 2.086 hektar yang terdampak pembangunan IKN atau hanya untuk tahap pertama.
“Anggaran Rp90 miliar tersebut akan dialokasikan untuk ganti rugi lahan proyek Tol IKN 6A, Tol 6B, dan kawasan pengendalian banjir Sungai Sepaku,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan melakukan percepatan pembangunan IKN tanpa merugikan masyarakat, yang terdampak proyek pembangunan IKN. Langkah tersebut disiapkan agar pembangunan bisa berjalan dengan cepat dan tepat waktu, dan tetap menghargai hak rakyat sebagaimana arahan Presiden Jokowi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya