Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menlu: Kunjungan Presiden ke Korsel Bawa Manfaat Banyak
Rabu, 27 November 2019 13:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, mengungkapkan, dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan (Korsel), ada tiga poin yang dibicarakan. Ada dua pertemuan besar yang dilakukan Presiden Jokowi di negeri ginseng itu. Pertama, ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit yang diselenggarakan dalam rangka hubungan 30 tahun antara ASEAN dengan Korsel. Kedua, pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Presiden Korsel Moon Jae-in.
"Pertemuan di Busan baik sekali. Dari pertemuan itu banyak hal konkret yang disepakati keduanya," ujar Retno, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).
Baca juga : Jokowi Panggil Kakak Ke Presiden Korsel
Pertama, dalam konteks perdagangan, perundingan Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IK-CEPA telah final. Ini ditandai dari penandatangana deklarasi bersama antara Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto dengan Menteri Perdagangan Korsel Yoo Myung-Hee.
"Jadi finalisasi dari perundingan selesai dan kemudian kedua presiden sepakat untuk menandatangani IK-CEPA tersebut pada awal 2020," beber Menlu Retno.
Baca juga : Besok Jokowi Teken Tiga Kesepakatan Dengan Presiden Korsel
Kemudian mengenai investasi, ada fresh investment yang akan ke indonesia. Antara lain berasal Hyundai Motor. "Investment ini bernilai lebih dari 1,5 miliar dolar AS yang akan dilakukan bertahap," imbuhnya. Presiden, lanjut Retno, juga melakukan pertemuan dengan para pengusaha besar Korsel yang sudah bergerak di Indonesia. "Dan mereka menyampaikan niatnya meningkatkan investasi mereka di Indonesia," terang Retno.
Terakhir, Presiden Jokowi membicarakan masalah perlindungan WNI di Korsel. Khususnya, para pekerja. Jokowi meminta Presiden Moo memberikan perlindungan kepada para WNI yang bekerja di Korsel.
Baca juga : Dukungan Kuat DPD ke Airlangga Tergambar Saat Rapimnas Golkar
"Termasuk bagi mereka yang bekerja di kapal-kapal panjang. Presiden memberikan perhatian dan kembali menitipkan kepada presiden moon yang memberikan perlindungan maksimal kepada WNI yang bekerja di Korsel. Intinya itu," tandas Retno. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya