Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmikan Pelabuhan Trunujoyo Saddan
Menhub Ingin Ekonomi Sampang Mandiri
Sabtu, 30 November 2019 21:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Pelabuhan Trunojoyo Taddan, Sampang, Jawa Timur, Sabtu (30/11).
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Menhub didampingi Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Abdullah Hidayat. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pengoperasian Pelabuhan Trunojoyo Taddan Sampang dengan ini saya nyatakan resmikan dibuka," katanya sambil menekan tombol sirene.
BKS- sapaan akrab Budi Karya mengatakan, diresmikannya Pelabuhan Trunojoyo Taddan diharapkan mampu memajukan pergerakan ekonomi masyarakat serta mendukung kelancaran arus barang di bidang transportasi laut.
Baca juga : Jokowi Ciptakan Sentra Ekonomi Baru Di Daerah
Hal ini menjadi salah satu program andalan Presiden Jokowi dalam nawa citanya yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi dan domestik.
"Pelabuhan ini akan sangat berarti apabila sesuai dengan kebutuhan-kebutuhannya, program konektivitas ke seluruh wilayah seperti yang diinginkan Presiden ini harus ada pengembangan ekonomi, nanti akan kita upayakan juga pembangunan di pelabuhan tahun 2020 dan penambahan armada kapal," katanya.
Menhub juga meminta agar Bupati Sampang memikirkan potensi yang bisa dikembangkan dengan mengedepankan kearifan lokal atau industri tertentu. Sehingga pelabuhan kapal penumpang tersebut tidak hanya pergerakan manusia, melainkan ada pergerakan arus barang.
Baca juga : Siapkan Solusi Terbaik, Menteri Edhy Intensifkan Komunikasi Dengan Stakeholder
Mantan Dirut Angkasa Pura ll ini berharap dengan adanya pembangunan infrastruktur kepelabuhanan yang memadai ini diharapkan tidak hanya sekadar membangun pelabuhan, tetapi dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Bupati Sampang Slamet Junaidi berharap beroperasinya Pelabuhan Trunojoyo Taddan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menuju ke daerah lainnya karena bisa mengurangi jarak tempuh perjalanan. Dengan adanya pelabuhan, masyarakat Sampang bermata pencarian petani dan petambak garam tentu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dengan memanfaatkan transportasi laut.
"Kami ingin menyampaikan permohonan kepada pemerintah pusat antara lain trayek kapal penumpang dari Sampang ke kota-kota Pulau Jawa agar ditambah dari awalnya 1 kali dalam seminggu menjadi 2 kali, kedua mohon dibangun dermaga plengsengan di pelabuhan agar aktivitas bongkar muat lebih maksimal," katanya.
Baca juga : Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Teken SOP Pelayanan dan Pengawasan Angkutan Kapal
Pelabuhan Trunojoyo Taddan dimulai pembangunannya tahun 2009-2017 dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp 287 miliar. Ke depan pelabuhan ini akan bisa disandari kapal General Kargo sampai dengan kapasitas sebesar 3.000 DWT.
Beberapa fasilitas pelabuhan yang berhasil dibangun antara lain berupa Pembangunan Dermaga sepanjang 100 meter, causeway sepanjang 300 meter, trestle sepanjang 829 meter dan kedalaman alur sampai dengan - 7 mLWS. Sedangkan dari sisi darat pembangunan berupa lapangan penumpukan, rumah genset, gudang, gedung kantor, rumah menara air, pos penjagaan dan gapura.
Pelabuhan Trunojoyo ini akan dioperasionalkan untuk melayani bongkar muat barang, termasuk kapal penumpang dan kapal logistik off shore yang ada di sekitar perairan Selat Madura. Pelabuhan Trunojoyo Taddan ini beroperasi melayani pelayaran menuju Probolinggo. Harga tiketnya sangat ekonomis yakni Rp 5.500 ribu setiap kendaraan motor. Sedangkan tujuan Sampang ke Gili Mandangin Rp 3.500, untuk ke Gili Ketapang Rp 5.500. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya