Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Eksklusif Dengan Menko Polkam Budi Gunawan
“Kami Diberi Tugas Jadi Motor Penjaga Stabilitas Nasional...”
Sabtu, 2 November 2024 08:30 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Bapak melihat persoalan Papua dalam konteks politik dan keamanan? Apakah ada strategi khusus untuk menyelesaikan problem Papua, agar tidak berlarut-larut?
Masalah Papua memang kompleks. Ada aspek politik, keamanan, ekonomi, dan sosial budaya yang saling berkaitan. Kami di Kemenko Polkam, melihat bahwa pendekatan yang holistik dan berkelanjutan sangat penting agar penyelesaian isu Papua tidak hanya sebatas tindakan keamanan, tetapi juga mencakup pendekatan kemanusiaan, kesejahteraan dan pembangunan.
Strategi khusus yang kami lakukan mencakup dua pendekatan utama.
Pertama, pendekatan keamanan terukur atau hard approach untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di Papua, terutama sinergi antara TNI, Polri dan bin dalam mengatasi potensi gangguan.
Kedua, pendekatan dialogis dan pemberdayaan atau soft approach, dengan mengedepankan kerja sama dengan tokoh gereja atau tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuka adat, dan generasi muda Papua untuk mempercepat pembangunan ekonomi, pendidikan, sosial budaya, dan infrastruktur di sana.
Baca juga : Presiden Dan Ketum Parpol Bicara Yang Serius Dan Ringan
Bagaimana dengan pengungsi Rohingya di Indonesia? Kira-kira, penyelesaiannya akan seperti apa?
Sebagai negara dengan komitmen kemanusiaan yang kuat, Indonesia terus berupaya mencari solusi terbaik untuk para pengungsi yang singgah di Indonesia, termasuk Rohingya. Kemenko Polkam memastikan bahwa penanganan pengungsi harus sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Kami juga terus berkoordinasi dengan komunitas internasional untuk mencari jalan keluar jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang terkait penanganan pengungsi.
Kemenko Polkam mendorong aparat keamanan untuk lebih aktif dalam penegakan hukum, khususnya dalam menindak tegas oknum atau jaringan yang terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kemenko Polkam juga fokus memastikan bahwa siapa pun yang menyelundupkan pengungsi Rohingya ke Indonesia harus bertanggung jawab di hadapan hukum. Oleh karenanya, Kemenko Polkam akan membentuk desk khusus untuk penanganan TPPO dengan melibatkan seluruh kementerian-lembaga terkait, agar permasalahan-permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan.
Bagaimana pandangan Bapak tentang cyber attack yang saat ini dianggap sebagai salah satu ancaman bagi kedaulatan negara?
Serangan siber adalah ancaman serius bagi kedaulatan negara karena dampaknya yang sangat nyata. Yaitu bisa merusak infrastruktur vital, mencuri data penting, mengganggu kondisi perekonomian, dan melemahkan kepercayaan publik.
Baca juga : Pegawai Komdigi Untung 8,5 Miliar
Untuk menghadapi ancaman siber ini, kami berkomitmen memperkuat keamanan siber nasional dengan langkah-langkah terpadu. Kami meningkatkan koordinasi antar kementerian dan kerja sama internasional, supaya Indonesia lebih siap dan tangguh dalam menghadapi segala bentuk serangan siber. Kemenko Polkam juga akan membentuk desk siber dan kebocoran data, berkoordinasi dengan Kemenkomdigi dan BSSN sebagai leading sector-nya. Hal ini kita lakukan agar bisa lebih responsif dan terorganisir dalam mengantisipasi kebocoran data serta menjaga keamanan siber nasional.
Amerika serikat melarang Tiktok karena berpotensi menimbulkan masalah pada keamanan negara. Sementara Australia menyiapkan undang-undang untuk melarang anak-anak bermain medsos. Bagaimana sebaiknya sikap kita terhadap hal ini? Apakah mungkin, suatu saat Indonesia mengambil langkah yang sejenis demi untuk keamanan negara atau perlindungan masyarakat?
Kebijakan penggunaan media sosial di Indonesia harus disesuaikan dengan kebutuhan nasional kita. Tentu, langkah-langkah yang diambil negara lain bisa jadi referensi penting, terutama soal keamanan siber dan perlindungan masyarakat, khususnya anak-anak. Oleh karenanya, sambil belajar dari pengalaman negara lain, kita pastikan kebijakan media sosial kita tetap berlandaskan pada kepentingan dan keamanan Indonesia. Kami akan terus mengkaji perkembangan di negara lain, namun keputusan pemerintah Indonesia selalu mempertimbangkan keseimbangan antara keamanan nasional, hukum, dan kebebasan berekspresi, dengan memastikan setiap langkah yang diambil sejalan dengan hukum serta kebutuhan masyarakat.
Saat ini kami fokus pada regulasi yang memungkinkan pengawasan tanpa harus menerapkan larangan total. Namun, opsi untuk langkah yang lebih tegas tetap terbuka jika ancaman terhadap keamanan nasional semakin meningkat. Kami juga terus memantau dan mengkaji regulasi tambahan agar perlindungan di dunia digital tetap optimal bagi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi.
Bagaimana pesan Menko Polkam untuk masyarakat?
Baca juga : Salat Jumat Di Istiqlal, Gibran-Menag Bahas Perdamaian Umat
Mari kita bersama-sama mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kami di Kemenko Polkam akan bekerja maksimal, memberikan karya terbaik, memberikan hasil terbaik, untuk mewujudkan dan menyukseskan program-program Bapak Presiden Prabowo.
Hal ini semata-mata untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, untuk membawa kita menuju Indonesia maju dan Indonesia emas 2045. Mohon doa dan dukungan selalu dari rekan-rekan media terutama Rakyat Merdeka. Sekian dan terima kasih.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 2 November 2024 dengan judul Eksklusif Dengan Menko Polkam Budi Gunawan, “Kami Diberi Tugas Jadi Motor Penjaga Stabilitas Nasional...”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya