Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bahas Isu Global, Wamen Romo Ajak Mufti Kroasia Dukung Palestina Merdeka
Senin, 18 November 2024 23:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri (Wamen) Agama, Romo Syafi'i menerima Kunjungan Mufti Kroasia Dr Aziz ef Hasanovic di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Senin (18/11).
Pertemuan ini membahas kemungkinan kerja sama yang akan terjalin antara Komunitas Muslim Kroasia dan Pemerintah Indonesia.
Aziz menjelaskan, bahwa di Kroasia, jumlah umat Islam hanya 1,5% dari penduduk Kroasia. Namun demikian hak-hak dan kewajibannya terpenuhi sepenuhnya. Hal tersebut menurutnya lebih baik diantara negara-negara eropa lainnya.
“Kenapa? Karena Republik Kroasia telah menyatakan agama Islam adalah sebagai agama resmi sejak 800 tahun yang lalu,” ucap Aziz di laman kemenag.
Ia melihat, Indonesia sendiri merupakan negara mayoritas Muslim yang sangat peduli dengan perkembangan islam. Hal itulah yang membawanya datang ke Indonesia dan berharap menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah Indonesia.
Baca juga : Kemenpora Ajak Anak Muda Turunkan Angka Prevalensi Perokok
Sama seperti Indonesia, Komunitas Muslim di Kroasia, juga memiliki lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak, pendidikan dasar, hingga perguruan tinggi. Karena itu, Ia berharap bisa menjalin kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dengan pemerintah Indonesia.
“Kami sangat mengharapkan untuk memperkuat hubungan kita antara Indonesia dan Kroasia di waktu-waktu yang akan datang. Kita melihat kemungkinan untuk itu, dan Insya Allah, semoga berjalan lebih baik kedepannya,” ucap Aziz.
Ia juga menjelaskan, di bidang agama dan kebudayaan, Kroasia juga sangat aktif mengikuti lomba-lomba hafal Quran dan Musabakoh Hafal Quran. Pada tahun ini, Kroasia ikut serta dalam MTQ yang diaksanakan Indonesia, dan mendapatkan juara kedua.
Tak hanya itu, ia pun ingin sekali belajar terkait halal. Ia melihat Indonesia sangat konsen terhadap isu halal.
“Kami ingin belajar dari Indonesia Mengenai peningkatan produk halal atau pelaksanaan produk halal ini," ujarnya.
Baca juga : Kapal Gamsunoro, Semakin Prima dan Kini Bersiap Menuju Terusan Panama
Wamenag sendiri menyambut baik kedatanaan Mufti Aziz Hasanovic yang juga menjabat Ketua Komunitas Islam di Korea.
Wamenag pun berhara bisa melakukan kerjasama yang baik dengan kroasia. Hal tersebut menurutnya sejalan dengan arah politik luar negeri Presiden.
“Tentang beberapa poin yang tadi menyangkut Indonesia dalam konteks hubungan, kerjasama, kolaborasi khususnya dengan Muslim Kroasia itu menjadi catatan penting bagi kami, karena politik luar negeri Presiden Prabowo Subianto adalah menjalin kerjasama dan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan bagi umat manusia di seluruh dunia,’ ucap Romo.
“Dalam situasi politik yang tidak tertutup kemungkinan menjadi ancaman dengan ketegangan-ketegangan di berbagai dunia, di berbagai belahan dunia. Presiden Prabowo optimis bahwa dengan kekompakan, dengan kerjasama, dengan kerja sama kita masih punya peluang yang sangat besar untuk menciptakan kesejahteraan bangsa-bangsa di dunia berkhusus dalam konteks ini adalah di Kroasia,” lanjutnya.
Karena itu, lanjut Romo, Kemenag pasti akan merespon dengan baik niatan kerjasama yang diajukan oleh Kroasia. Iapun berharap akan segera mungkin merealisasikan hal tersebut.
Baca juga : Pilkada Sulteng, Ahmad Ali Dapat Dukungan Dari Mahasiswa
Selain membahas kerja sama, pada pertemuan ini Wamenag juga menyampaikan komitmennya dalam membela Palestina agar merdeka, ia pun mengajak Mufti Kroasia untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
"Pada pembukaan undang-undang, kita sangat menghargai kemerdekaan seluruh bangsa, khsusunya Palestina,” ujar Romo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya