Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri Ara Bentuk Tim Khusus Cek Kualitas Pembangunan Rumah Subsidi
Selasa, 24 Desember 2024 10:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait siapkan tim khusus untuk mengecek rumah subsidi maupun non subsidi yang dibangun pengembang di sejumlah daerah.
"Saya bersama tim siap mengecek langsung pasokan rumah yang dibangun pengembang. Kami ingin data riil dan berharap pengembang perumahan bisa mempersiapkan lokasi yang akan ditinjau," ujar Menteri Ara usai Penandatanganan Perjanjian Kerja sama Pembiayaan FLPP dan Tapera Tahun 2024 antara BP Tapera dengan Bank Penyalur dan Komitmen Bersama Sukseskan Program 3 Juta Rumah di Jakarta, Senin (23/12).
Baca juga : Kredit Macet Minim, Menteri Ara Tingkatkan Progam FLPP Untuk Rumah Subsidi
Para pengembang perumahan dari berbagai asosiasi pengembang, seperti REI, Himperra, Apersi, serta kalangan perbankan dari Himbara dan BPD selaku penyalur KPR FLPP yang hadir menyatakan komitmen mensukseskan Program 3 Juta Rumah.
Lebih lanjut, Menteri Ara menerangkan dirinya akan mengecek lokasi perumahan di Bandung dan Bogor, dalam waktu dekat. Kemudian nanti teman-teman, baik tim dari Kementerian PKP dan mitra kerja juga akan ditugaskan ke lapangan.
Baca juga : Audiensi Dengan REI, Menteri Ara Soroti Data Pembangunan Rumah Subsidi Rakyat
"Jadwalnya sudah disiapkan silakan bagi yang ingin ikut baik media maupun mitra kerja untuk terjun ke lapangan sebagai bentuk kebersamaan untuk program 3 juta rumah," katanya.
Mantan kader PDI Perjuangan ini juga menegaskan, bahwa pengecekan langsung ke lapangan merupakan tindak lanjut dari audiensi asosiasi pengembang yang meminta agar kuota KPR FLPP di tambah karena adanya pasokan rumah. Dari hasil kunjungan lapangan nantinya akan diperoleh data riil berapa jumlah pasti rumah yang siap untuk akad KPR FLPP tahun depan.
Baca juga : Genjot Penjualan Produk Kayu, Kemenhut Perkuat Pemasaran Di Dalam Negeri
"Kami ingin berusaha agar kuota KPR FLPP bisa di tambah tahun depan dan akad KPR FLPP bisa dimulai sejak awal tahun," harapnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya