Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gus Ipul Minta Bupati Bondowoso Aktif Kawal Uji Petik dan Pemutakhiran DTSEN
Kamis, 27 Maret 2025 13:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meminta Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid beserta jajarannya untuk aktif mengawal uji petik dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Permintaan tersebut disampaikan Gus Ipul, sapaan akrabnya, saat melakukan audiensi bersama Bupati Bondowoso, di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2025).
“Jadi saya melibatkan bupati untuk pemutakhiran, baik dari jalur formal maupun usul sanggah,” kata Gus Ipul.
Pemutakhiran DTSEN bisa dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur formal dan melalui fitur usul sanggah di aplikasi Cek Bansos.
Baca juga : Kemenhub Minta Operator Kapal Tiru DLU Tangani Keselamatan Pelayaran
Dalam jalur formal, pemutakhiran dilaksanakan secara berjenjang melalui RT, RT, dinas sosial, bupati/walikota hingga sampai ke Menteri Sosial.
Sementara dengan usul sanggah, masyarakat bisa mengajukan sanggahan atau usulan penerima bantuan sosial (bansos) dengan menyertakan berbagai bukti dan dokumen yang diperlukan.
Usul sanggah maupun jalur formal membutuhkan persetujuan dari kepala daerah. Karena itu, Gus Ipul meminta kepala daerah untuk aktif, agar proses pemutakhiran tersebut berjalan dengan lancar dan bantuan yang disalurkan pun tepat sasaran.
Selain pemutakhiran, upaya lain untuk mengawal ketepatan penyaluran bantuan sosial adalah melalui ground checking (uji petik) DTSEN.
Baca juga : Borong Motor Listrik, Bamsoet: Positif bagi Lingkungan dan Perekonomian
Melalui ground checking yang saat ini tengah dilaksanakan oleh para pendamping di Indonesia, kondisi sosial ekonomi masyarakat akan diverifikasi.
Dengan begitu diharapkan bansos hanya akan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menanggapi ajakan tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan memberikan dukungan penuh untuk proses pemutakhiran dan uji petik DTSEN.
“Kami mendukung sepenuhnya upaya tersebut agar bantuan sosial tepat sasaran,” ucap Abdul.
Baca juga : Tinjau Posko Erupsi Lewotobi, Kapolri Pastikan Kebutuhan Pengungsi
Selain membahas DTSEN, audiensi tersebut juga membahas tentang persiapan Sekolah Rakyat.
Untuk menyukseskan program pengentasan kemiskinan, pemerintah Kabupaten Bondowoso telah menyiapkan dua lokasi untuk pendirian Sekolah Rakyat.
“Kami menyiapkan dua lokasi. Ada dua rombongan belajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah kami siapkan,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya