Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Di hari yang sama, 19 penyelam dari TNI AL, Polri, Basarnas, dan komunitas selam melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Blambangan. Mereka bersiap melakukan operasi bawah air di lokasi dengan kedalaman 50–56 meter.
Ahli Madya Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mohammad Arifin mengatakan, pemeriksaan ini untuk memastikan penyelam dalam kondisi fit. “Keselamatan penyelam prioritas. Kedalaman lautnya dalam, kondisi arus juga harus diperhatikan. Karena itu semua penyelam diperiksa kesehatannya dulu,” ujar Arifin.
Baca juga : Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Muncul Lagi
Dia menjelaskan, para penyelam akan diterjunkan setelah posisi bangkai kapal berhasil diidentifikasi oleh sonar. Proses pencarian ini sangat bergantung cuaca dan arus bawah laut. “Setelah titiknya jelas dan aman untuk menyelam, tim akan turun,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap para penyintas.
Baca juga : Wujudkan Swasembada Energi, Kemendes Dukung Langkah Cepat Bahlil
“Saya menginstruksikan agar para penyintas mendapatkan penanganan terbaik, baik secara medis maupun psikologis. Kita tidak akan berhenti sampai seluruh korban ditemukan. Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan yang tidak boleh berhenti di tengah jalan,” kata Menhub, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/7/2025)
Data posko SAR di Pelabuhan Ketapang hingga Sabtu sore menyebutkan 30 orang sudah ditemukan selamat, enam orang meninggal dunia, dan 29 lainnya masih hilang.
Baca juga : Wagub Sulawesi Selatan Dirayu Gabung Gerindra
Sebagai pengingat saja, KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang, 12 anak buah kapal, dan 22 unit kendaraan tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam sekitar pukul 23.35 WIB. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 6 Juli 2025 dengan judul "Cari KMP Tunu, Kapal Sonar Dan Penyelam Dikerahkan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya