Dark/Light Mode

Kerja Sama Agensi Tenaga Kerja RI-Singapura

Pemerintah Genjot Akses Kerja Layak Kaum Hawa

Rabu, 23 Juli 2025 07:25 WIB
Wamen PPPA, Veronica Tan dalam acara Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) dan Association of Employment Agencies Singapore (AEA(S)) Bilateral Agency Forum, pada Senin (21/7). (Foto: Dok. kemenpppa).
Wamen PPPA, Veronica Tan dalam acara Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) dan Association of Employment Agencies Singapore (AEA(S)) Bilateral Agency Forum, pada Senin (21/7). (Foto: Dok. kemenpppa).

 Sebelumnya 
“Dengan kolaborasi publik dan swasta yang kuat, kita bisa membentuk masa depan mobilitas kerja yang adil, aman, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan,” kata Veronica.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menilai, forum bilateral antara Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) dan Association of Employment Agencies Singapore (AEAS) merupakan langkah awal penting memperkuat tata kelola penempatan pekerja migran, khususnya di sektor perawatan.

“Proyek percontohan ini adalah kolaborasi dengan Kementerian PPPA. Para peserta akan dilatih sesuai kebutuhan pasar kerja di Singapura,” katanya.

Baca juga : KPK Telusuri Aliran Dana Dari Agen Ke Pegawai

Dia menjelaskan, penyederhanaan tata kelola dan prosedur penempatan menjadi prioritas Pemerintah guna mengurangi potensi penempatan ilegal.

“Terlalu rumitnya prosedur justru mendorong masyarakat memilih jalur tidak resmi yang berisiko tinggi,” ucapnya.

Presiden AEAS K Jayaprema menyambut baik inisiatif ini. Dia mengatakan, tenaga kerja asal Indonesia tetap menjadi pilihan utama bagi rumah tangga di Singapura karena dinilai mampu beradaptasi dengan baik terhadap budaya dan iklim setempat.

Baca juga : Perebutan Kursi Ketua Golkar Kalsel Berakhir

Namun demikian, tantangan utama masih terletak pada kualitas sumber daya manusia, termasuk kesiapan emosional dan keterampilan teknis.

Jayaprema juga menyampaikan, kebutuhan tenaga kerja di Singapura kian berkembang, tidak hanya pada sektor domestik, tetapi juga merambah ke bidang perawatan lanjut usia, perawatan anak berkebutuhan khusus, perhotelan, dan layanan kesehatan.

“Atas dasar itu, kami akan mengusulkan pilot program kepada Kementerian Tenaga Kerja Singapura untuk membuka jalur formal bagi pekerja terampil dari Indonesia,” ujarnya. ASI

Baca juga : Grab: Komisi Dikelola Untuk Asuransi Dan Tanggap Darurat

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 23 Juli 2025 dengan judul "Kerja Sama Agensi Tenaga Kerja RI-Singapura Pemerintah Genjot Akses Kerja Layak Kaum Hawa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.