Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kesepakatan AS-Iran Belum Final, Trump: Kalau Saya Tak Suka, Pemboman Berlanjut
- Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Dalam 3 Tahun
- Batal Ke Rusia, Prabowo Fokus Tuntaskan Agenda Dalam Negeri
- PLN Indonesia Power Dukung Kids English Fun 2026, Cetak Generasi Unggul
- Austria Tekuk Yordania, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Kenalkan Sekolah Garuda Di Ambon
Menkomdigi: Siswa Maluku Siap Go Global
Kamis, 9 Oktober 2025 07:20 WIB
Sebelumnya
Melalui program ini, kata Meutya pemerintah ingin memperluas jejaring sekolah berprestasi dengan standar nasional. Didukung teknologi digital, sistem pembelajaran adaptif, dan kolaborasi antarwilayah.
“Bapak Presiden Prabowo menginginkan Sekolah Garuda tidak hanya mencetak anak-anak yang unggul di bidang akademik khususnya sains dan teknologi saja, tapi juga memiliki karakter kuat,” kata Meutya.
Meutya menyebut, karakter sangat penting untuk membentuk SDM unggul. Tidak ada orang pintar yang unggul tanpa karakter yang kuat. “Menurut saya, ini kelebihan siswa-siswi dari Indonesia timur. Jadi semangat, adik-adik semua. Semoga sukses, dan jangan lupa mengabdi kepada orang tua, bangsa, dan negara,” pesan Meutya.
Baca juga : Aji Muhawarman: Lakukan Pelacakan Terhadap Penderita TBC
Selain peningkatan mutu akademik, Meutya menjelaskan, integrasi SMA Siwalima dalam program Sekolah Garuda akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Ambon. Salah satunya, penyediaan akses internet cepat dan stabil yang mendukung pembelajaran digital di sekolah.
Para guru yang tergabung dalam Sekolah Garuda juga akan mendapat pelatihan peningkatan kapasitas. Tujuannya agar mampu beradaptasi dengan kurikulum dan teknologi pembelajaran terkini. SMA Siwalima juga akan menjadi pintu kemitraan dengan universitas dan industri. Sehingga membuka peluang beasiswa dan magang bagi para siswanya.
Selain itu, SMA Siwalima juga akan berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan inovasi digital bagi sekolah-sekolah lain di Maluku. “Anak-anak Ambon tak hanya diajak bermimpi besar, tapi disiapkan untuk bersaing secara nyata. Pendidikan unggul tak boleh berhenti di kota besar saja,” tegas Meutya.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Segera Intervensi Pemberian Vaksin
Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia. Hingga 2029, pemerintah menargetkan pembinaan 80 Sekolah Garuda Transformasi dan pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru.
Pada tahap awal ini terdapat 16 titik Sekolah Garuda yang diperkenalkan secara serentak. Presiden menargetkan 80 Sekolah Garuda. “Kalau beliau targetkan 80, biasanya hasilnya jauh lebih dari itu. Mari kita doakan bersama mudah-mudahan demikian,” ujar Meutya.
Pengenalan Sekolah Garuda digelar serentak di seluruh Indonesia. Mencakup 12 titik Sekolah Garuda Transformasi serta 4 lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.
Baca juga : Program Kampung Nelayan Merah Putih Bisa Jadi Solusi
Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi tersebar di berbagai daerah, yakni SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat).
Selain itu, SMA Taruna Nusantara dan SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah), SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur), SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan), MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo), SMAN Siwalima Ambon (Maluku), serta SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).
Sementara itu, empat titik pembangunan Sekolah Garuda Baru berada di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara). [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya