Dark/Light Mode

119 Juta Warga Bepergian Saat Nataru

Menhub Target Zero Accident

Minggu, 7 Desember 2025 07:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (5/12). Foto: Dok. Kementerian Perhubungan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (5/12). Foto: Dok. Kementerian Perhubungan

 Sebelumnya 
Selain itu, Kemenhub kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis. Di moda darat, 70 bus untuk 3.080 penumpang dan 2 truk untuk 60 sepeda motor menuju 10 kota tujuan, termasuk Solo, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Purwokerto.

Di kereta api, dua lintasan mudik gratis (Jakarta Gudang–Semarang Tawang dan Jakarta Gudang–Purwosari) yang mengangkut 12.720 penumpang dan 5.568 sepeda motor selama 12 hari. Di laut, mudik gratis bagi 12.311 penumpang melalui 57 rute pelayaran.

Menhub menekankan, 4 faktor kunci penyelenggaraan Angkutan Nataru. Pertama, keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama. Kedua, sinergi dan kolaborasi antar lembaga yang kuat. Ketiga, perhatian terhadap detail, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Keempat, kewaspadaan terhadap kejadian luar biasa.

Baca juga : Pemerintah Harapkan HAM Jadi Kompas Pembangunan

“Jika 4 faktor tersebut bisa kita pedomani dan laksanakan dengan baik, bukan tak mungkin Zero Accident dan Zero Fatality dapat terwujud,” tegasnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto meminta Pemerintah mempertimbangkan alternatif lain atas kebijakan pembatasan lalu lintas truk sumbu tiga menjelang Nataru.

Mahendra mengatakan, 2 minggu menjelang akhir tahun merupakan masa tersibuk industri logistik. Perusahaan logistik umumnya harus segera mengirim pesanan yang dilakukan pada 2 minggu pertama Desember. Selain itu, banyak perusahaan berlomba mempercantik kinerja sebelum menutup buku di akhir tahun.

Baca juga : Amati Perubahan Dinamika Politik, NasDem Kepri Minta Kader Jaga Soliditas

Pada saat yang sama, lanjut Mahendra, banyak masyarakat perantauan yang kembali ke daerah masing-masing, sehingga distribusi barang harus merata. “Jangan sampai terjadi kelangkaan barang. Kalau terjadi, maka akan terjadi disparitas harga dan harga naik,” kata Mahendra.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menyebutkan ada dua hal yang harus diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan transportasi saat libur Nataru.

Dua hal itu adalah tingginya mobilitas kendaraan ke destinasi wisata dan intensitas hujan yang cukup tinggi pada Desember. KPJ

Baca juga : PAN Dan Golkar Setuju Bikin Koalisi Permanen

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 7 Desember 2025 dengan judul "119 Juta Warga Bepergian Saat Nataru Menhub Target Zero Accident"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.