Dark/Light Mode

Kementan Percepat Bantuan Bencana, Tahap III Dikirim Pakai KRI Makassar-590

Minggu, 14 Desember 2025 21:44 WIB
Bantuan Kementan Peduli untuk korban bencana Sumatera. (Foto: Dok. Kementan)
Bantuan Kementan Peduli untuk korban bencana Sumatera. (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui program Kementan Peduli. Hingga kini, proses pengiriman bantuan Tahap II telah berjalan, sementara pengiriman Tahap III disiapkan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar-590.

Pada pengiriman Tahap II, bantuan Kementan Peduli diberangkatkan menggunakan KRI Surabaya-936 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Seluruh bantuan dikirim untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di wilayah tujuan.

Seiring dengan itu, penyaluran bantuan Tahap III tengah disiapkan melalui KRI Makassar-590. Saat ini telah dilakukan pemuatan sebanyak 22 unit kendaraan. Sementara itu, sisa bantuan yang masih dalam proses pemuatan terdiri dari 19 unit kendaraan serta 153 paket bantuan yang masih berada di gudang.

Baca juga : Satset dan Sepenuh Hati Tangani Bencana, Presiden Rapat dan Bermalam di Aceh

Proses pemuatan ditargetkan rampung secepatnya sebelum KRI Makassar-590 diberangkatkan menuju lokasi bencana. Kementan memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur teknis dan standar keselamatan pelayaran.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penyaluran Tahap III merupakan kelanjutan dari percepatan distribusi yang telah dilakukan sejak Tahap I dan II, baik melalui jalur udara maupun laut. Seluruh proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan armada dan kondisi teknis pelabuhan.

“Bantuan ini adalah amanah. Prinsip kami jelas, distribusi harus cepat, tepat sasaran, dan dikawal sampai benar-benar diterima masyarakat terdampak. Tahap III ini adalah lanjutan dari percepatan yang terus kami lakukan,” ucap Amran.

Baca juga : Pemulihan Pasca Bencana, KAI Logistik Gratiskan Pengiriman Bantuan Ke Sumatera

Seluruh bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, yang telah disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat.

Amran menekankan bahwa pengawalan bantuan dilakukan secara ketat sejak proses pemuatan di dermaga hingga bantuan diterima di daerah tujuan. Setiap pengiriman disertai mekanisme serah terima resmi kepada pihak berwenang sebelum disalurkan ke titik-titik terdampak.

“Semua bantuan kami kawal, dari dermaga hingga diterima di daerah dan disalurkan ke masyarakat. Ini tanggung jawab moral kami, karena bantuan ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang menitipkan amanahnya,” ujar Amran.

Baca juga : Komisi V Minta Basarnas Cs Fleksibel Gunakan Anggaran

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Kementan terus memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan TNI AL, BNPB, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar bantuan tiba tepat waktu dan benar-benar meringankan beban masyarakat terdampak.

“Kita bekerja bersama. Negara hadir melalui kolaborasi semua pihak. Yang terpenting, masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan dan bebannya bisa berkurang,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.