Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AHY Groundbreaking TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, Dorong Kota Terintegrasi
Sabtu, 25 Juli 2026 11:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan groundbreaking Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Stasiun Bekasi Ekstensi, Jumat (24/7/2026). Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pembangunan kawasan perkotaan yang terintegrasi melalui konektivitas antarmoda transportasi.
Dalam acara tersebut, AHY didampingi Wakil Menteri Perhubungan Suntana serta dihadiri jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bekasi, serta manajemen Summarecon.
AHY menegaskan pengembangan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Kita semua menyepakati bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan TOD harus melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antarseluruh stakeholders. Tujuannya sama, yaitu menghadirkan kota yang semakin terintegrasi melalui berbagai moda transportasi dan pusat-pusat aktivitas yang saling terhubung," ujar AHY.
Baca juga : Bambang Patijaya: Groundbreaking Blok Masela Bukti Komitmen Prabowo
Menurutnya, konsep TOD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun ekosistem perkotaan yang mengintegrasikan kawasan hunian, pusat pekerjaan, pendidikan, bisnis, layanan kesehatan, hingga berbagai fasilitas penunjang kehidupan masyarakat.
Dengan konsep tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh mobilitas yang lebih efisien, lingkungan yang lebih baik, serta kualitas hidup yang meningkat.
"Jika kawasan dapat mengintegrasikan tempat tinggal, lokasi bekerja, pendidikan, bisnis, kesehatan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, maka kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Lingkungan menjadi lebih asri, keluarga lebih sehat, produktivitas meningkat, dan masyarakat memiliki lebih banyak waktu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya," jelasnya.
AHY menilai pengembangan TOD merupakan solusi strategis untuk mengurangi kemacetan sekaligus menjawab tantangan urbanisasi yang terus meningkat, terutama di kawasan metropolitan Jabodetabek. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bekasi dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan pertumbuhan kawasan perkotaan.
Baca juga : DKI Jakarta Perkuat Pengendalian Banjir dengan CCTV Terintegrasi
"Kawasan Jabodetabek merupakan salah satu center of gravity pembangunan nasional. Karena itu, daya dukung kawasan harus dijaga agar pertumbuhan penduduk yang tinggi dan keterbatasan ruang tidak menimbulkan berbagai persoalan ekonomi maupun sosial. Salah satu jawabannya adalah melalui pengembangan kawasan TOD seperti yang kita mulai hari ini," katanya.
AHY mengapresiasi target penyelesaian proyek dalam waktu sekitar 18 bulan. Ia berharap pembangunan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memastikan seluruh aspek pertanahan telah berstatus clear and clean guna menghindari persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.
Lebih lanjut, AHY menekankan keberhasilan proyek TOD harus diukur dari manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, integrasi dengan jaringan Commuter Line, kereta antarkota, LRT, dan moda transportasi publik lainnya akan memangkas waktu perjalanan sehingga meningkatkan efisiensi ekonomi.
Baca juga : Dewi Yustisiana Dukung Implementasi Bioetanol E5, Dorong Ketahanan Energi
"Yang terpenting bukan hanya membangun secara fisik, tetapi bagaimana dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika waktu tempuh semakin singkat, maka ada efisiensi ekonomi yang dapat dihitung. Waktu yang sebelumnya habis di perjalanan dapat dimanfaatkan untuk bekerja lebih produktif maupun berkumpul bersama keluarga," tuturnya.
Menutup sambutannya, AHY menegaskan pembangunan infrastruktur harus selalu berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Membangun kualitas hidup manusia yang lebih baik berawal dari bagaimana kita membangun tempat tinggal, tempat bekerja, dan ruang beraktivitas yang saling terhubung. Pada akhirnya, masyarakat akan hidup lebih nyaman, lebih produktif, dan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya