Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perluas Akses Gizi, Pemerintah Prioritaskan Pembangunan SPPG Di Papua
Selasa, 4 Agustus 2026 12:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memprioritaskan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Indonesia Timur, terutama Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pemerataan akses pangan bergizi sekaligus mempercepat penurunan stunting di daerah yang masih menghadapi keterbatasan layanan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, pemerintah telah memetakan daerah-daerah yang menjadi prioritas pembangunan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, prevalensi stunting, serta kondisi geografis di masing-masing wilayah.
"Terkait Papua, NTT, maupun Maluku, semuanya sudah memiliki peta prioritas. Kita akan memperbaiki daerah-daerah yang memang penting dan mendesak untuk segera mendapatkan layanan pemenuhan gizi," ujar Sudaryono.
Baca juga : Copot 137 Kepala SPPG, Kepala BGN Wujudkan Zero Tolerance Keracunan MBG
Menurutnya, pembangunan SPPG tidak hanya berfokus pada penambahan fasilitas dapur MBG, tetapi juga memperkuat sistem distribusi agar makanan bergizi dapat menjangkau wilayah terpencil yang memiliki tantangan geografis maupun kondisi keamanan.
Untuk mendukung hal tersebut, BGN menggandeng pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sudaryono menegaskan, pemerintah juga telah melakukan berbagai uji coba penyaluran makanan bergizi bagi anak-anak di daerah rawan konflik dengan mekanisme yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Baca juga : KLH Beri Pendampingan Pengelolaan Limbah SPPG
"Anak-anak yang berada di daerah rawan konflik maupun wilayah yang jauh tetap harus mendapatkan akses terhadap perbaikan gizi karena mereka sangat membutuhkan," tegasnya.
Ia mengatakan, pemerataan pembangunan SPPG merupakan bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Program MBG tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui pembangunan dapur MBG hingga ke wilayah terluar, pemerintah optimistis percepatan penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan anak, serta penguatan fondasi menuju Generasi Emas Indonesia 2045 dapat diwujudkan secara lebih merata.
Baca juga : Kalau Tidak Sesuai Spek, Silakan Foto, Laporkan!
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat agar pelaksanaan Program MBG dapat menjangkau seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di wilayah dengan akses yang masih terbatas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya