Dark/Light Mode

Menko Pangan Perketat Pengawasan

MBG Diprioritaskan Untuk Ibu Hamil Dan Daerah 3T

Sabtu, 8 Agustus 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifl i Hasan (kedua kiri) memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri membahas evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: DOK. KEMENKO PANGAN
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifl i Hasan (kedua kiri) memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri membahas evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: DOK. KEMENKO PANGAN

 Sebelumnya 
Zulhas menambahkan, Pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar setiap persoalan dalam pelaksanaan MBG dapat dideteksi lebih cepat dan segera ditindaklanjuti.

“Yang sudah baik dilanjutkan, yang belum tepat kita koreksi, dan yang tidak memenuhi ketentuan kami tertibkan. Dengan begitu, MBG akan semakin tepat sasaran, aman, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pihaknya tengah menyisir lebih dari 13 ribu titik dapur MBG yang telah terdata di seluruh Indonesia.

Penyisiran dilakukan untuk menentukan dapur yang siap beroperasi dengan memprioritaskan wilayah yang memiliki angka stunting tinggi, khususnya di daerah 3T.

Baca juga : Kemenkum Antisipasi Modus Amankan Aset

Menurut Sudaryono, 13 ribu titik tersebut bukan seluruhnya merupakan dapur baru yang akan dibangun, melainkan terdiri atas berbagai status, mulai dari masih berupa titik lokasi hingga dapur yang telah selesai dibangun.

“Sudah ada di data kita sekitar 13 ribu lebih dapur yang ada statusnya. Ada yang baru titik, ada juga yang sudah selesai,” ujarnya.

BGN kemudian memadankan seluruh data tersebut dengan data stunting milik Kementerian Kesehatan untuk menentukan wilayah prioritas.

“Dari data ini kami overlay dengan datanya Kementerian Kesehatan, mana yang prioritas yang stuntingnya tinggi dan tinggi sekali. Kemudian kami petakan, kami overlay dengan data dapur yang sudah siap ini,” jelasnya.

Baca juga : Pastikan, Suara Rakyat Tak Ada Yang Terbuang

Hasil pemetaan sementara menunjukkan sekitar 1.700 dapur telah selesai dibangun dan siap beroperasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 300 dapur akan mulai diaktifkan secara bertahap mulai pekan depan.

“Dari data overlay tadi ada sekitar 1.700 dapur yang sudah siap. Sudah jadi, tinggal operasional yang berada di daerah dengan stunting tinggi dan tinggi sekali. Nanti insya Allah minggu depan ada sekitar 300-an kita aktivasi, minggu depannya lagi,” ungkap Sudaryono.

Dia menegaskan, penyisiran terhadap seluruh titik dapur masih terus dilakukan untuk memastikan setiap dapur yang dioperasikan benar-benar dibutuhkan dan siap melayani masyarakat.

“Jadi, 13 ribu ini yang memang belum perlu, kami sisir semua,” ucapnya. KPJ

Baca juga : Pariwisata Dan Investasi Mesin Utama Ekonomi

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Sabtu, 8 Agustus 2026 dengan judul "Menko Pangan Perketat Pengawasan MBG Diprioritaskan Untuk Ibu Hamil Dan Daerah 3T"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.