Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir dan menutup akun Instagram @tni_indonesia_update per Rabu (6/2) pukul 10.45 WIB. Pemblokiran tersebut dilakukan lantaran akun yang mengatasnamakan TNI memuat konten negatif dan berita bohong alias hoaks.
Baca juga : Mensos Genjot Bansos PKH dan BNPT
“Kemenkominfo telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat. Hasilnya, akun @tni_indonesia_update bukanlah milik TNI,” ungkap Plt Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu saat dikonfirmasi, Kamis (7/2).
Baca juga : Jokowi Dorong Sistem Digital Di Pertanahan
Pemblokiran tersebut, terang Ferdinandus, sesuai dengan UU No.11 Tahun 2008 Tentang ITE. Ferdinandus pun menghimbau warganet untuk melaporkan akun media sosial palsu atau konten internet negatif ke kementeriannya.
Baca juga : Menhub & Mendag Lapor Keberhasilan Tol Laut
Sebelumnya, unggahan akun @tni_indonesia_update viral di media sosial karena bernada provokatif. Akun tersebut menulis dalam keterangan gambar, bahwa anak dan keturunan PKI harus mati ditembak. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya