Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GIB Digelar, Neno Warisman dan Fadli Zon Dorong Pelestarian Cerita Rakyat
Senin, 2 November 2026 16:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Cerita rakyat bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga sumber pembelajaran dan pembentukan karakter generasi muda.
Untuk menghidupkan kembali tradisi bertutur di tengah perkembangan zaman, Yayasan Hafidz Indonesia Centre bersama Kementerian Kebudayaan meluncurkan Gala Indonesia Bercerita (GIB) 2026–2027 sebagai gerakan nasional pelestarian cerita rakyat Nusantara. Salah satu rangkaian penting program tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Gala Pleno sekaligus peresmian Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) di Yayasan Hafidz Indonesia Centre, kawasan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026). Program yang berlangsung sejak September 2026 hingga 1 Februari 2027 ini merupakan pengembangan dari Gerakan Nasional Dongeng Berkarakter Berbudaya. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan dan kompetisi mendongeng, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem pelestarian budaya yang melibatkan keluarga, dunia pendidikan, komunitas, generasi muda, hingga pemanfaatan teknologi.
Penyanyi sekaligus penggagas Gala Indonesia Bercerita, Neno Warisman mengatakan, program tersebut hadir untuk memberikan wadah bagi masyarakat yang memiliki minat dan kemampuan dalam bidang cerita rakyat serta seni bertutur.
"Jadi GIB ini jadi sebuah gerbong dan membukakan jalur mencapai Indonesia Emas 2045. Karena ternyata di tanah air ini banyak pendongeng dan pencerita, yang memang mereka tidak punya platform buat melakukannya," kata Neno.
Menurut Neno, banyaknya potensi pendongeng dan pencerita di berbagai daerah perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.
Melalui GIB, mereka diharapkan dapat mengasah kemampuan sekaligus memperkenalkan kekayaan cerita Nusantara kepada masyarakat luas.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap gerakan tersebut.
Neno berharap, Gala Indonesia Bercerita dapat melahirkan berbagai kegiatan produktif yang berkontribusi terhadap kemajuan kebudayaan nasional.
"Nah, kita harapkan ini bisa menjadi program yang produktif yang menghasilkan kemajuan kebudayaan di beberapa OPK atau Objek Pemajuan Kebudayaan," ucapnya.
Baca juga : Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Bawa Budaya Indonesia ke Panggung Dunia
Lebih jauh, Neno menilai cerita rakyat Indonesia menyimpan banyak pesan kehidupan yang relevan untuk membangun karakter dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
Berbagai kisah tentang kebangsaan, kepahlawanan, nasionalisme, hingga perjuangan melawan kolonialisme dinilai perlu kembali diperkenalkan kepada generasi muda.
"Kita punya kemudian cerita-cerita kebangsaan, heroisme, nasionalisme, perang yang melawan kolonialisme gitu ya. GIB menjadi rumah besar untuk mulai hari ini sampai seterusnya. Di platform itu nanti kita akan juga bahkan membuka kelas-kelas," jelas Neno.
Melalui kelas-kelas bercerita yang disiapkan, masyarakat nantinya memiliki kesempatan mempelajari teknik bertutur, mengembangkan kreativitas, serta mengenal lebih dekat tradisi lisan dari berbagai daerah di Indonesia.
GIB juga diarahkan menjadi ruang dokumentasi dan penyebarluasan cerita rakyat agar warisan budaya tersebut tetap dikenal dan tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Sebelumnya, Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 berhasil menghimpun sebanyak 1.737 karya dari berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut menjadi modal awal dalam memperluas gerakan pelestarian cerita rakyat secara nasional.
Pada tahap awal pengembangan program, sebanyak 42 remaja pencerita binaan Yayasan Hafidz Indonesia Centre dilibatkan dalam kegiatan pelatihan.
Mereka mendapatkan pendampingan dari delapan pelatih atau coach serta enam guru pesantren HIC. Selain itu, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) turut berpartisipasi sebagai mitra akademik yang melakukan observasi terhadap proses pelatihan.
Baca juga : Menhut Pasang Plang di Kawasan Bekas Karhutla Kalteng, Cegah Aktivitas Ilegal
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut positif penyelenggaraan Gala Indonesia Bercerita 2026-2027. Ia menilai, Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang sangat beragam dan perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Fadli mencontohkan cerita Panji dan berbagai kisah yang berkembang dalam tradisi pewayangan sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara yang memiliki nilai penting untuk terus dikembangkan.
"Karena cerita-cerita rakyat kita ini banyak menarik. Mulai dari cerita Panji, belum lagi cerita-cerita yang diangkat ke dalam dunia pewayangan, itu banyak sekali ya. Dan menurut para ahli, dongeng itu termasuk yang meningkatkan IQ," terang Fadli Zon.
Menurutnya, aktivitas mendongeng tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memiliki manfaat dalam memperluas pengetahuan, meningkatkan literasi, serta membangun kepekaan dan karakter seseorang.
"Bisa dicek ya, bisa meningkatkan IQ, pengetahuan, literasi, kepekaan, bahkan akhlak dan lain-lain," sambungnya.
Fadli mengatakan, tradisi bercerita telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak lama.
Karena itu, pelestarian dongeng dan cerita rakyat perlu dilakukan secara berkesinambungan agar warisan tersebut tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Maka dari itu kami berharap 'Gala Indonesia Bercerita' bisa membangun kemajuan kebudayaan dalam tradisi lisan, bahasa, sastra dan dongeng. Kami sangat mendukung membangun ekosistem kembali bagaimana cerita-cerita yang ada di seluruh Indonesia," ujar Fadli.
Ia juga berharap cerita dari berbagai daerah dapat diangkat kembali dengan pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman sehingga semakin mudah diterima generasi muda.
Baca juga : Menhut Temukan Dugaan Kayu Ilegal, Segel Truk hingga Alat Berat di Kalteng
"Karena kita kaya dengan cerita tadi, ya, mega cultural diversity, dari cerita-cerita kita ini bisa diangkat kembali, dibangun, di-reintroduksi kembali kepada generasi muda," sambungnya.
Untuk memperluas keterlibatan masyarakat, Gala Indonesia Bercerita 2026-2027 juga menghadirkan kompetisi nasional karya kreatif.
Kompetisi ini menyediakan lima kategori yang dapat diikuti peserta, yaitu video, audio, gambar, lagu, dan puisi.
Melalui berbagai medium kreatif tersebut, masyarakat, terutama generasi muda, memiliki kesempatan untuk menyampaikan cerita, memperkenalkan budaya daerah, serta mengangkat nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam tradisi lisan Nusantara.
Kehadiran kompetisi ini sekaligus menjadi upaya mempertemukan warisan budaya dengan perkembangan kreativitas dan teknologi masa kini.
Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 1 Februari 2027, Gala Indonesia Bercerita diharapkan mampu membangun ekosistem pelestarian budaya yang berkelanjutan.
Mulai dari regenerasi pencerita, penguatan pendidikan karakter, dokumentasi cerita rakyat, hingga pemanfaatan berbagai platform kreatif, seluruh program tersebut diarahkan untuk menjaga kekayaan tradisi lisan Indonesia.
Melalui gerakan ini, cerita rakyat tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga dapat terus hidup sebagai sumber inspirasi, pembelajaran, dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya