Dark/Light Mode

Lagi Diuji di Jakarta

Gubernur Viktor Klaim NTT Temukan Penawar Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020 05:27 WIB
Gubernur NTT Viktor Laiskodat (Foto: Instagram)
Gubernur NTT Viktor Laiskodat (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Meskipun, pemerintah bisa saja berkilah bahwa pemotongan itu terkait perubahan nomenklatur, ruang realokasi internal Kemenristek.

Menurut HNW, dengan anggaran tersisa Rp 2 triliun, maka dapat dipastikan anggaran untuk mendukung riset juga makin kecil. “Menristek pernah bilang, hanya menganggarkan Rp 40 miliar untuk riset vaksin Covid-19,” imbuhnya.

Baca juga : Alumni UII Yogyakarta Bantu Guru Ngaji dan Marbot di Zona Merah Covid-19

Politikus PKS ini mengungkapkan, dalam kondisi normal, idealnya dana riset tidak kurang 2 persen dari PDB. Namun Indonesia selama ini masih terjebak di kisaran 0,3 persen dari PDB.

HNW berharap pemerintah memprioritaskan anggaran riset. Menurutnya, anggaran riset vaksin di beberapa negara sangatlah besar. Misalnya Amerika Serikat mencapai Rp 16,3 triliun, India Rp 1,6 triliun dan Inggris Rp 1,1 triliun.

Baca juga : Mbak Rerie Minta Pemerintah Belajar dari Vietnam Tangani Covid-19

“Saya khawatir Indonesia terlambat menemukan vaksin Covid-19, dan mengakibatkan semakin banyak korban yang jatuh akibat Covid-19,” pungkasnya.  [DIR/QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.