Dark/Light Mode

Akhir Tahun Ini, Erick Pastikan Bio Farma Mampu Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19

Selasa, 4 Agustus 2020 17:49 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8). (Foto: Humas BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8). (Foto: Humas BUMN)

 Sebelumnya 
Dalam upaya percepatan penanganan pandemi, lanjut Menteri Erick Thohir, salah satu fokus utama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, adalah melipatgandakan ketersediaan vaksin dan terapi pengobatan yang sangat krusial untuk menanggulangi pandemi.

Bio Farma yang telah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin, memiliki pangsa pasar 75 persen vaksin polio yang menyebar di seluruh dunia.

Baca juga : Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Bio Farma juga memastikan bahwa produknya halal, dan sudah digunakan di beberapa negara Timur Tengah.

"Mari kita percaya kemampuan bangsa sendiri. Jangan ragukan kemampuan Bio Farma yang sudah teruji, baik untuk memproduksi vaksin yang dihasilkan dari kerja sama dengan negara lain, atau vaksin murni karya Bio Farma sendiri. Ini karya anak bangsa. Kita maksimalkan uji klinis dan produksi vaksin Covid-19, agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” lanjutnya.

Baca juga : Masuk Uji Klinis Tahap 3, Ilmuwan Indonesia Di Amerika Beri Harapan Adanya Temuan Vaksin Covid-19

Sambil menunggu awal tahun depan, saat vaksin Covid-19 siap digunakan, Erick mengimbau masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. “

"Bila mau beraktivitas, baik bekerja atau berolahraga, jangan pernah lupa untuk 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ingat selalu itu. Insya Allah, kita akan tetap sehat dan melawati pandemi ini dengan selamat. Sehingga, perekonomian kita bisa pulih kembali," tegas Erick. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.