Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tol Pertama di Aceh, Bukti Keberpihakan dan Pemerataan Pembangunan
Selasa, 25 Agustus 2020 13:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peningkatan layanan infrastruktur transportasi sangat dibutuhkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Selain untuk pemerataan pembangunan di Indonesia, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol juga akan mendukung jalur logistik dan distribusi barang-barang kebutuhan, serta mempercepat mobilitas masyarakat.
Hal itu ditekankan Menteri BUMN, Erick Thohir saat ikut mendampingi Presiden Joko Widodo pada peresmian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) sepanjang 13,5 kilometer, di Gerbang Tol Blang Bintang, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Selasa (25/8).
"Ini merupakan tol pertama yang mampu direalisasikan pemerintah, di sisi barat Indonesia. Pembangunan tol ini tergolong cepat. Dalam konteks terkini untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, tol ini sangat membantu transportasi, distribusi barang dan logistik, serta mobilisasi masyarakat," ujar Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca juga : PUPR Muda Teladani Kejujuran Dan Kesederhanaan Bung Hatta
Pembangunan JTTS ruas Sigli-Banda Aceh yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional untuk menghubungkan ujung timur dan barat Sumatera ini, melibatkan peran besar BUMN.
Selain Adhi Karya sebagai kontraktor, Kementerian BUMN juga mengucurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 7,5 triliun kepada pemilik JTTS, Hutama Karya untuk penyelesaian tol pertama di Aceh ini.
"Ini merupakan satu bukti keberpihakan, bahwa pertumbuhan ekonomi juga harus terjadi di Sumatera. Bukan hanya di Jawa. Sehingga, dukungan yang diberikan BUMN untuk penyelesaian infrastruktur jalan tol ini sangat maksimal," tegas Erick.
Baca juga : Mandiri Benih Kedelai, Manfaatkan Lahan Pematang dengan VUB
Tol Sigli – Banda Aceh terdiri dari 6 seksi yaitu seksi 1 Padang Tiji - Seulimum (24,3 km), seksi 2 Seulimum – Jantho (7,6 km), seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (13,5 km), seksi 5 Blang Bintang – Kuta Baro (7,7 km) dan seksi 6 Kuto Baro –Baitussalam (5 km).
Rampungnya seksi 4 ini, diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dari Banda Aceh ke Sigli. Begitu pula sebaliknya. Dari Sigli-Indrapuri ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.
"Seksi 4 ini lebih dahulu diprioritaskan, karena dekat dengan Bandara. Hal ini sangat penting untuk kelancaran transportasi serta menunjang sektor-sektor lain, seperti pariwisata yang diharapkan segera pulih dalam kenormalan baru ini," ungkap Erick, yang juga menjabat Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. [HES]
Baca juga : Koeman Diundang, Setien Ditendang
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya