Dark/Light Mode

Masih Ada Yang Isolasi Mandiri Di Rumah

Pegawai Kemenkes Diduga Kena Covid Di Luar Kantor

Selasa, 22 September 2020 06:21 WIB
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

 Sebelumnya 
Yuri menambahkan, penularan Covid-19 tidak terjadi di kantor, tapi terjadi di banyak tempat. Petugas Laboratorium yang harus memeriksa spesimen lebih dari 1.000 setiap harinya, risiko itu pasti ada. Ini bagian dari risiko yang sudah diprediksi.

“Ini bukan tertular di kantor Kemenkes, di kantor kementerian orangnya tinggal sedikit, karena berada di pos-pos terdepan melaksanakan penanganan Covid-19,” tegasnya lagi.

Baca juga : Kemenkes Diduga Kena Covid Di Luar Kantor

Kemenkes menerapkan standar prosedur yang sangat ketat. Bagi pegawai yang boleh ditugaskan adalah mereka yang tidak memiliki komorbid.

Sementara yang di kantor Kemenkes, diharuskan penyemprotan disinfekatan tiga kali dalam seminggu mencakup seluruh ruangan yang ada di kantor Kemenkes.

Baca juga : Menteri Agama Isolasi Mandiri di Rumah Sakit

Tak hanya kantor, semua pegawai setelah melakukan tugas bergantian harus di-swab test, termasuk Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto setelah kunjungan kerja ke daerah.

“Dengan swab test yang banyak kita bisa temukan semua orang positif Covid-19. Karena memang tujuan kami melakukan proteksi pada pegawai supaya mereka bisa terjaga betul kondisi fisik dan kinerja bisa maksimal,” tegasnya.

Baca juga : Gandeng BSM, Mandiri Utama Finance Perluas Pembiayaan Kendaraan Syariah

Yuri menjelaskan, pegawai Kemenkes banyak yang bertempat tinggal di Jabodetabek. Setiap hari berangkat dari rumahnya menggunakan berbagai moda transportasi sehingga risiko penularan bisa terjadi di mana saja. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.