Dark/Light Mode

Soal Air Laut Priok Rendam Bundaran HI

Ramalan Prabowo Subianto Dibenarkan Menteri Basuki

Kamis, 22 November 2018 13:14 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (Foto; IG IG #basukihadimuljono)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (Foto; IG IG #basukihadimuljono)

 Sebelumnya 
Menurut Basuki, turunnya permukaan tanah di Jakarta, disebabkan oleh penyedotan air tanah yang berlebihan. Maka penyedotan air tanah harus disudahi, agar prediksi Prabowo tersebut tidak terjadi pada 2025 mendatang.

“Makanya, harus ada suplai air yang bisa stop orang pakai air tanah dan sumur. Dibikin Karian DAM ada SPAM Jatiluhur, supaya air permukaan cukup untuk Jakarta sehingga bisa disetop air tanahnya,” terangnya.

Baca juga : Selalu Macet Karena Jalan Kalimalang Licin, Berlubang, Dan Bergelombang

Sementara itu, Kepala Bidang Aliran Timur Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Nelson Simanjuntak menyatakan, proses pembangunan telah mencapai 73 persen dan ditargetkan rampung Desember 2018. Para pekerja tengah memasang sekira 300 batang spun-pile sepanjang 24 meter di tepian sungai.

Ia menyebut, sudah ada 754 batang yang telah terpasang. Sejauh ini, tidak ada kendala berarti dalam pengerjaan proyek yang termasuk dalam proyek strategis nasional tersebut.

Baca juga : Firman Subagyo Dorong Pemerintah Libatkan Kementan

“Kebetulan kan ini termasuk proyek strategis nasional. Jadi, perlu didampingi dari pihak kejaksaan untuk manfaat dan prosesnya,” ujar Nelson. Diberitakan, Prabowo menyebut bahwa air di laut utara Jakarta akan mencapai Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada tahun 2025. Hal itu disampaikan Prabowo berdasarkan prediksi United Nations (UN) atau Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Air laut di bagian utara Jakarta meninggi, UN memprediksi, diperkirakan air di Tanjung Priok pada 2025 akan sampai pada Hotel Kempinski, Hotel Grand Hyatt, Bundaran HI,” ujar Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Economic Forum 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta, kemarin.  [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.