Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tarif Yang Naik Hanya Tujuan Cikarang, Karawang & Purwakarta
Dikritik YLKI, Damri Benarkan Ada Kenaikan Tarif
Senin, 11 Maret 2019 17:07 WIB
Sebelumnya
Tingkat Okupansi Rendah
Ada tiga alasan yang diberikan Perum Damri, terkait kenaikan tarif untuk trayek Cikarang, Karawang, dan Purwakarta. Pertama, adanya pembangunan di ruas tol Cikampek yang telah mengakibatkan kemacetan luar biasa, dan waktu tempuh yang semakin panjang. Sehingga, jumlah ritase sulit dicapai dan biaya operasional armada meningkat.
Baca juga : Peduli Lingkungan, Istri Menpora Pimpin Penanaman Mangrove Di NTB
Kedua, jarak tempuh ke tiga trayek tersebut relatif panjang dengan tingkat okupansi yang relatif rendah dibanding trayek lainnya. Berdasarkan data 2018, trayek Karawang-Basoetta yang berjarak tempuh 138 km, memiliki tingkat okupansi 21. Trayek Purwakarta-Basoetta dengan jarak tempuh 135 km, memiliki tingkat okupansi 42. Sedangkan trayek Cikarang-Basoetta yang berjarak tempuh 99, memiliki tingkat okupansi 39.
Ketiga, kenaikan turut dipengaruhi oleh faktor ekonomi seperti inflasi, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP)/Upah Minimum Regional (UMR), serta tarif tol yang naik setiap dua tahun sekali.
Baca juga : Cegah Penyebaran Paham Radikal, CEO BUMN Harus Cepat Identifikasi & Ambil Keputusan
“Peningkatan pendapatan DAMRI utamanya digunakan untuk meningkatkan kinerja pelayanan. Di antaranya untuk investasi armada baru, pembaruan sistem tiket, kemudahan pelanggan untuk mendapatkan informasi, pengelolaan armada berbasis IT, dan lain-lain,” papar Setia. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya