Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Ingin Nasib Vaksin Covid Seperti UU Ciptaker
Jokowi Ungkap Boroknya Komunikasi Para Menteri
Selasa, 20 Oktober 2020 05:24 WIB
Sebelumnya
Selain itu, eks Wali Kota Solo ini juga berharap masyarakat tidak salah persepsi saat pemerintah mempublikasikan vaksin Covid-19. Karena itu, dia meminta jajarannya melakukan komunikasi publik yang baik dan berhati-hati berkenaan hal ini.
“Kalau komunikasinya kurang baik, bisa kejadian kayak di Undang-Undang Cipta Kerja. Saya harapkan betul-betul disiapkan mengenai vaksin, mengenai komunikasi publiknya,” pinta Jokowi.
Baca juga : MUI Minta Mahasiswa Tolak UU Ciptaker Melalui Uji Materi Di MK
Jokowi ingin agar pemerintah menjelaskan dengan baik mengenai kehalalan vaksin, kualitas vaksin serta proses distribusi vaksin kepada masyarakat.
“Meskipun tidak semuanya kita sampaikan ke publik. Harga ini juga tidak harus kita sampaikan ke publik,” katanya.
Baca juga : Jokowi: Yang Gratis Diurus Menkes, Yang Bayar Ditangani Menteri BUMN
Diketahui, saat ini Indonesia telah mendapatkan komitmen pengadaan vaksin Covid-19 dari Sinovac, Cansino, G42 yang bekerja sama dengan Sinopharm dan AstraZeneca.
Kandidat vaksin dari keempat produsen itu tengah menjalani uji klinis tahap ketiga. Adapun kandidat vaksin dari Sinovac menjalani uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya