Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Incar Tuan Rumah Olimpiade 2032
Jokowi Tidak Main-main
Kamis, 5 November 2020 06:54 WIB
Sebelumnya
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari mengatakan, pemerintah akan membentuk komite khusus yang menangani pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah, baik Olimpiade maupun Paralimpiade 2032. Komite ini nantinya akan fokus menangani proses bidding. Jika terpilih sebagai tuan rumah, komite ini pula yang akan menyiapkan segala keperluan hingga hari H.
Untuk mendukung proses tersebut, pihaknya telah mengajukan anggaran multiyear selama 3 tahun. Ia juga sudah merayu Presiden Jokowi mau bertandang ke Kantor IOC di Swiss, sebagai bagian dari upaya memuluskan pencalonan tersebut. "Bapak Presiden setuju," kata Okto, lewat video konferensi usai Ratas.
Baca juga : Jokowi: Jadi Tuan Rumah Olimpiade, Bukan Untuk Gagah-gagahan
Di dunia maya, keinginan Jokowi ini ramai dikomentari. Banyak yang mendukung, banyak juga yang mengkritik.
Akun @MartinusNapiun salah satu yang mendukung. Dia optimis Indonesia bisa jadi tuan rumah Olimpiade. "Mantap, 2032 Indonesia sudah jadi negara maju, sangat mungkin Olimpiade, jalan terus optimis sukses..," cuitnya. "Buhh mantep ni Pak @jokowi. Semoga aja negara kita kepilih jadi tuan rumah olimpiade 2032," yakin akun @MeilaSandi.
Baca juga : Trump Atau Biden Dijadikan Taruhan
Akun @MpokMae juga mendukung. Tapi ia meminta agar persiapan jadi tuan rumah dilakukan dengan matang. Supaya tidak malu-maluin. "Kebanggaan kita untuk penunjukan menjadi tuan rumah Olimpiade. Pelaksanaan harus dengan persiapan yang benar-benar matang. Jangan sampai kita kehilangan Citra dan Martabat Bangsa..," pesannya.
Sedangkan akun @zulodd menjadi salah satu yang mengkritik. Kata dia, menjadi tuan rumah Olimpiade butuh biaya sangat besar. Dia tidak mau Indonesia seperti Kanada, yang berutang banyak karena Olimpiade. "Pernah baca juga kalau Kanada harus nunggu puluhan tahun untuk bisa lunasin utang karena dandanin Olimpiade," kicaunya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya