Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dongkrak Ekonomi Daerah
Program ESDM Terangi Jalan Gunung Kidul
Sabtu, 16 Maret 2019 11:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Desa Ponjong Gunung Kidul, Yogyakarta Arif Fachrizal mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menerangi Indonesia, khususnya seperti wilayahnya yang terpencil.
"Radius penerangan ini memang terbatas. Namun, karena di pasang di wilayah sentral jadi cukup terbantulah," katanya, Sabtu (16/3).
Baca juga : 3 Desa Dibantu Kemendes
Arif berharap agar pemasangan PJUTS di wilayahnya bisa bertambah. Karena, banyak daerah yang belum mendapatkan penerangan memadai. Selain itu, kata Arif, PJUTS ini mendongkrak ekonomi daerah. Karena, adanya penerangan yang cukup membuat etos kerja masyarakat meningkat.
Terkait penjagaan PJUTS, Arif mengaku selalu mensosialisasikan kepada warganya agar merawat dan menjaga PJU-TS dari tindakan kriminal.
Baca juga : BI Perkuat Peran Kantor Perwakilan Di Luar Negeri
"Kami dengar di dusun sebelah ada yang pura-pura petugas PLN yang hendak membetulkan PJUTS, tapi ternyata malah mencuri. Jadi kalau ada indikasi-indikasi mencurigakan segera lapor ke saya," tegasnya.
Sebelumnya, Kementerian ESDM baru saja memasang 360 titik PJUTS di Yogyakarta. Kabupaten Gunung Kidul yang mendapatkan PJUTS sebanyak 330 titik.
Baca juga : Gerindra: Program Swasembada Pangan Membingungkan
Adapun dasar hukum Pemasangan PJUTS adalah Permen ESDM Nomor 12 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Kegiatan Fisik Pemanfaatan Energi Baru Dan Energi Terbarukan Serta Konservasi Energi. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya